Review Xpeng G6: Sensasi Mengemudi Gadget Berjalan Masa Depan

Share

Xpeng G6 hadir sebagai SUV listrik seharga Rp 600 jutaan yang menawarkan kecanggihan human-centered murni, menjadikannya terasa seperti kendaraan masa depan yang fungsional alih-alih sekadar gimik.

Pengalaman berkendara dari Bogor ke Jakarta membuktikan bahwa teknologi canggih di dalam mobil ini benar-benar memberikan kemudahan nyata bagi pengemudi di Indonesia.

—

Impresi Desain dan Kenyamanan Interior

Eksterior Xpeng G6 mengusung konsep yang menggabungkan minimalist futurism dan aerodynamic sophistication. Siluet badannya mengalir mulus tanpa banyak garis agresif, menciptakan permukaan bodi yang bersih, presisi, dan elegan tanpa terlihat berlebihan.

Masuk ke dalam kabin, interior dirancang simpel dan minimalis mirip kenyamanan Tesla. Pengemudi disajikan layar floating berukuran masif di posisi sentral untuk mengontrol fungsi kendaraan, serta headunit berukuran sedang di balik kemudi dengan tampilan yang mudah dipahami. Kabin terasa calm, airy, dan tech-oriented berkat kehadiran panoramic roof besar, material soft-touch, serta minimnya tombol fisik.

Performa dan Kenyamanan Berkendara

Sensasi mengemudi G6 terasa senyap, instan, dan effortless dengan kemampuan meredam distraksi yang sangat baik, sehingga meminimalisir lelah saat perjalanan panjang. Karakter suspensinya cenderung mature; tidak terlalu lembek ataupun kaku, membuat mobil tetap planted dan stabil saat melaju tinggi di Tol Jagorawi meskipun dimensinya cukup besar. Bobot setir juga terasa natural, terasa ringan pada kecepatan rendah dan mengeras secara proporsional saat kendaraan melaju kencang.

Kecanggihan Fitur Otonom dan Parkir Otomatis

Mobil listrik ini dilengkapi dengan fitur bantuan mengemudi otonom Xpilot 4.0 yang sangat mutakhir. Saat aktif di jalan tol, sistem mampu menjaga lajur, membaca kendaraan sekitar, dan melakukan koreksi setir secara halus. Fitur ini bahkan bisa berpindah jalur secara otomatis, pintar, dan terukur saat pengemudi hendak menyalip truk di sudut yang sempit.

Selain itu, terdapat fitur intelligent parking assistance yang mencakup fungsi remote parking dan forward or reverse. Melalui remote parking, pengemudi bisa keluar dari kendaraan dan memerintahkan mobil mencari tempat parkir sendiri secara presisi melalui bantuan ponsel. Sistem canggih ini juga mampu mengenali obstacles atau penghalang di sekitar ruang gerak kendaraan. Sementara itu, fitur forward or reverse memungkinkan mobil dimaju-mundurkan melalui ponsel layaknya mengendalikan mobil remote control (RC).

—

Pro

  • Desain eksterior elegan dengan perpaduan gaya minimalist futurism dan aerodynamic sophistication.
  • Interior minimalis dan nyaman yang dilengkapi panoramic roof besar serta layar floating masif.
  • Kekedapan kabin sangat baik dalam meredam distraksi selama perjalanan.
  • Karakter suspensi mature yang stabil dan planted pada kecepatan tinggi.
  • Tuning setir natural yang bobotnya menyesuaikan kecepatan mobil secara proporsional.
  • Fitur semi otonom Xpilot 4.0 yang pintar dan halus saat berpindah jalur otomatis.
  • Fitur intelligent parking assistance yang presisi dan bisa dikendalikan penuh lewat ponsel dari luar mobil.

Kontra

  • Hampir tidak ada tombol fisik di dalam kabin karena kontrol terpusat pada layar besar.

—

Xpeng G6 bukan lagi sekadar mobil dengan rasa gadget, melainkan sebuah gadget berjalan yang memang dipasangkan roda. Mobil listrik ini sangat cocok bagi konsumen modern yang mendambakan integrasi teknologi otonom tingkat tinggi dan kenyamanan kabin yang maksimal. Dengan segala kecanggihan fungsional yang ditawarkan, kendaraan masa depan ini sangat sepadan untuk dimiliki di kelas harga Rp 600 jutaan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author