Dokter Ungkap Risiko Saraf Kejepit di Balik Olahraga Hyrox
Tren kebugaran Hyrox yang memadukan aktivitas lari dengan latihan fungsional berintensitas tinggi kini mulai menjamur di Indonesia. Banyak masyarakat tertarik mengikutinya untuk menguji stamina serta mencari tantangan baru.
Meski menawarkan banyak manfaat bagi kebugaran, terdapat risiko kesehatan yang perlu diwaspadai dari aktivitas ini. Dilansir dari Detik Health, setiap jenis olahraga dapat memberikan dampak positif jika disesuaikan dengan kapasitas tubuh.
Dokter spesialis bedah saraf dari Lamina Hospital, dr Victorio, SpBS menjelaskan bahwa latihan yang terstruktur dengan baik mampu memperkuat anatomi tubuh.
"Hyrox apabila dilakukan dengan program yang jelas, yang tertata dengan baik, itu salah satunya adalah menguatkan struktur tubuh. Anatomi tubuh akan semakin kuar, otot dan tulang semakin kuat," kata dr Rio.
Menurut dr Rio, olahraga yang belakangan juga ia ikuti ini efektif dalam memperbaiki bentuk badan secara keseluruhan.
"Semua otot kita, mungkin dari ujung rambut sampai ujung kaki itu dilatih dengan keras sehingga hasilnya bisa maksimal," katanya.
Walaupun demikian, potensi cedera seperti saraf kejepit tetap mengintai para peserta. Hyrox sendiri melibatkan delapan gerakan fungsional yang wajib diselesaikan dalam setiap sesinya.
"Menurut saya semua gerakan dari delapan gerakan itu semuanya punya risiko (cedera) yang tinggi. Yang sering jadi trouble adalah di saat entah gerakan ke berapa, itu kondisi kita yang tidak konsentrasi atau kita sedang melemah," katanya.
Kelalaian atau penurunan fokus saat tubuh mulai letih dapat memicu kesalahan pergerakan fisik.
"Ada gerakan yang salah yang menyebabkan salah satunya cedera pada tulang belakang," sambungnya.
Kendati demikian, dr Rio mengingatkan agar masyarakat tidak perlu merasa cemas berlebihan mengenai potensi cedera tersebut, meski kewaspadaan harus tetap dijaga.
Ia menambahkan bahwa gaya hidup aktif yang dijalankan secara konsisten akan berbanding lurus dengan kondisi tubuh yang sehat.
"Di jurnal menyatakan bahwa gerakan-gerakan tersebut, apabila dilakukan secara bertahap, bertingkat, berlanjut, dan sesuai dengan program yang diberikan oleh pelatih profesional, itu memberikan hasil yang luar biasa. Terutama untuk kekuatan otot dan tulangnya," katanya.