Ronald Koeman Mengumumkan Skuad Final Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2026

Share

Pelatih Ronald Koeman resmi mengumumkan daftar final 26 pemain tim nasional Belanda pada Rabu (27/5/2026) di Zeist untuk mengarungi kompetisi Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Pengumuman tersebut memastikan kesiapan penyerang Memphis Depay dari Corinthians serta bek Arsenal Jurrien Timber yang tetap dipanggil masuk skuad Oranje meskipun baru pulih dari cedera hamstring.

Justin Kluivert asal Bournemouth turut dipanggil guna memperkuat sektor penyerangan, sementara nama-mana seperti Guus Til, Noa Lang, Quinten Timber, dan Mark Flekken lolos seleksi setelah menjalani latihan tiga hari di Zeist.

Sebaliknya, Jeremie Frimpong, Lutsharel Geertruida, Kees Smit, dan Valente dipastikan tereliminasi dari skuad, sedangkan Crysencio Summerville serta Wout Weghorst berhasil menembus tim utama.

Belanda dijadwalkan memulai laga perdana Grup F melawan Jepang pada 14 Juni sebelum menantang Swedia dan Tunisia, yang didahului pertandingan uji coba melawan Aljazair dan Uzbekistan.

Di sisi lain, model prediksi statistik buatan ekonom Jerman Joachim Klement menjagokan Belanda keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah ia sukses menebak juara tiga edisi beruntun sejak 2014.

Klement mengungkapkan bahwa proyek tersebut awalnya dibuat bukan demi mencari sensasi melainkan untuk menunjukkan tingkat kesulitan memprediksi hasil olahraga besar.

"Ini awalnya hanya latihan untuk menunjukkan kesombongan para ekonom yang merasa bisa memprediksi sesuatu padahal sebenarnya mereka tidak benar-benar tahu," kata Joachim Klement, Ekonom.

Ia menambahkan bahwa kesuksesan modelnya menebak Jerman pada 2014, Prancis pada 2018, dan Argentina pada 2022 membuat publik merasa rumusan statistiknya tidak bisa dikalahkan.

"Sekarang malah berubah menjadi contoh bagaimana jika Anda cukup sering beruntung, orang-orang akan mulai menganggap Anda guru," imbuh Joachim Klement, Ekonom.

Model statistik miliknya memakai variabel populasi, kemakmuran negara, iklim, hingga peringkat FIFA, namun ia mengingatkan bahwa faktor lapangan tetap memegang kendali besar.

"Karena saya benar tiga kali berturut-turut, orang sekarang berpikir model ini tidak bisa dikalahkan dan saya pasti benar lagi pada prediksi berikutnya," ujar Joachim Klement, Ekonom.

Klement menegaskan bahwa hasil akhir di lapangan hijau sangat bergantung pada situasi hari pertandingan serta keputusan pengadil lapangan yang tidak bisa dihitung di atas kertas.

"50 persen lainnya adalah keberuntungan," kata Joachim Klement, Ekonom.

Strategist bank investasi Panmure Liberum tersebut menilai prediksi olahraga ini menjadi hiburan tersendiri bagi pembaca di tengah banyaknya krisis global pada tahun 2026.

"Setiap pertandingan, terutama ketika tim-tim kuat dengan kualitas hampir setara saling bertemu, semuanya bergantung pada performa hari itu, keputusan wasit, atau sedikit keberuntungan seperti bola membentur tiang lalu keluar atau malah masuk." jelas Joachim Klement, Ekonom.

Klement juga mengungkapkan bahwa beberapa rekan kerjanya di kantor bahkan ikut memasang taruhan untuk tim Oranje setelah paparan prediksi tersebut diterbitkan ke publik.

"Hal-hal seperti itu sama sekali tidak bisa diprediksi," jelas Joachim Klement, Ekonom.

Pertanyaan dari sesama ekonom mengenai dampak absennya Xavi Simons akibat cedera ACL terhadap akurasi model prediksinya kini mulai bermunculan di lingkungan kerjanya.

"Khususnya pada 2026 saat ada begitu banyak krisis, perang, dan berbagai hal buruk terjadi, ini menjadi sesuatu yang membuat saya merasa lebih baik dan semoga pembaca juga merasakan hal yang sama," ujar Joachim Klement, Ekonom.

Model Klement juga memproyeksikan kejutan lain seperti Jepang menyingkirkan Brasil di babak kedua serta Inggris yang melaju hingga semifinal sebelum dihentikan oleh Portugal.

"Setidaknya ini bisa menjadi pengalihan sejenak dari banyak hal buruk yang sedang terjadi di dunia," katanya lagi Joachim Klement, Ekonom.

Klement bersiap menyambut turnamen pada Juni mendatang sembari berseloroh mengenai nasibnya di kantor apabila prediksinya kali ini meleset.

"Saya punya beberapa rekan kerja yang memasang taruhan untuk Belanda setelah saya menerbitkan prediksi itu," kata Joachim Klement, Ekonom.

Sementara itu dari kubu lain, dinamika Piala Dunia 2026 juga diwarnai kekecewaan bek muda Real Madrid, Dean Huijsen, yang dicoret dari daftar 26 pemain tim nasional Spanyol oleh pelatih Luis de la Fuente.

"Kalau Belanda tersingkir dari Piala Dunia, saya rasa besoknya saya harus bekerja dari rumah," candanya Joachim Klement, Ekonom.

Keputusan tersebut mencetak sejarah baru karena untuk pertama kalinya Spanyol berlaga di Piala Dunia tanpa satu pun pemain dari Real Madrid menyusul absennya Dani Carvajal.

Berikut adalah daftar lengkap susunan pemain Timnas Belanda pilihan Ronald Koeman:

Penjaga gawang: Mark Flekken (Bayer Leverkusen), Robin Roefs (Sunderland), Bart Verbruggen (Brighton & Hove Albion)

Bek: Nathan Ake (Manchester City), Virgil van Dijk (Liverpool), Denzel Dumfries (Internazionale), Jorrel Hato (Chelsea), Jan Paul van Hecke (Brighton & Hove Albion), Jurrien Timber (Arsenal), Micky van de Ven (Tottenham Hotspur)

Gelandang: Ryan Gravenberch (Liverpool), Frenkie de Jong (FC Barcelona), Tijdani Reijnders (Manchester City), Justin Kluivert (Bournemouth), Teun Koopmeiners (Juventus), Marten de Roon (Atalanta), Guus Til (PSV), Quinten Timber (Olympique Marseille), Mats Wieffer (Brighton & Hove Albion)

Penyerang: Brian Brobbey (Sunderland), Memphis Depay (Corinthians), Cody Gakpo (Liverpool), Noa Lang (Galatasaray), Donyell Malen (AS Roma), Crysencio Summerville (West Ham United), Wout Weghorst (Ajax)

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author