Ruben Onsu Ungkap Kemajuan Komunikasi dengan Pelapor Kasus Dugaan
Ruben Onsu mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pelapor dalam kasus dugaan yang menimpanya semakin membaik dan mendekati titik temu, di studio Brownis, Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026), dilansir dari Detik Hot.
Ayah tiga anak ini mengimbau agar persoalan tersebut tidak dikaitkan dengan masalah hak asuh anak, karena menurutnya kedua hal tersebut berbeda.
Ruben menyesalkan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk memperpanjang pemberitaan secara tidak wajar yang justru menimbulkan kesan negatif.
"Saya sangat menyayangkan sekali karena, ada orang-orang yang memanfatkan situasi ini. Menggoreng terus beritanya sampai akhirnya seolah-olah itu jangan sampai turun beritanya," ujar Ruben Onsu.
Mantan suami Sarwendah itu menegaskan bahwa dirinya telah mengetahui semua permasalahan yang terjadi dan mengingatkan agar berita tersebut tidak terus diperbesar.
"Jangan digoreng terus beritanya, apa pun itu. Ada sekelompok fansbase itu luar biasa sekali ya. Setelah saya cari tahu, ada oknum punya banyak akun, jadi dia kloning beritanya," kata Ruben Onsu.
Ruben mengaku kaget dengan melebar nya masalah ini walau memahami bahwa setiap manusia pasti mengalami pasang surut kehidupan. Ia menyebut komunikasi yang dilakukan saat ini sudah menunjukkan kemajuan.
"Tapi kayaknya melebar ya, seperti ini buat aku sendiri kaget banget ya. Tapi gak tidak butuh waktu lama. Saya langsung berdiskusi dan itu menuju tahap progres yang komunikasinya semakin baik," ungkapnya.
Sebelumnya, Ruben telah memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya bahwa selama proses berjalan, dia berusaha melakukan tabayun lewat perantara namun belum menemukan titik temu.
"Selama proses ini berjalan, saya juga sudah berupaya melakukan tabayun melalui teman kami, namun memang belum menemukan titik temu. Di sisi lain, saya terus mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan apa yang saya sampaikan dalam pemeriksaan, dengan tujuan menunjukkan kesesuaian data dan keterangan yang ada," tulis Ruben di Instagram.
Dia juga menjelaskan kesulitan mengumpulkan bukti karena beberapa orang yang pernah bekerja bersamanya sudah tidak lagi bekerja dan sulit dihubungi.
"Namun, karena beberapa orang yang sebelumnya bekerja bersama saya sudah tidak bekerja lagi dan sulit dihubungi untuk dimintai pertanggungjawaban, saya berusaha mencari dan mengumpulkan bukti-bukti tersebut satu per satu dengan akses yang sangat terbatas, agar dapat melengkapi dan melampirkan keterangan saya," tambah Ruben.
Ruben menegaskan bahwa upayanya bukan untuk mencari pembenaran, melainkan harus membagi fokus dengan persoalan lain yang tengah diselesaikan.