Ruben Onsu Tegur Kekasih Sarwendah Terkait Batasan Pola Asuh Anak

Share

Pihak Ruben Onsu melayangkan teguran terbuka kepada Giorgio Antonio selaku kekasih Sarwendah agar tidak berlebihan dalam mendekati anak-anak kliennya di Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026). Langkah ini diambil setelah pria tersebut mengunggah pernyataan terkait hubungannya dengan sang mantan istri di media sosial, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.

Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben Onsu memperingatkan Giorgio agar memahami batasan posisinya di tengah keluarga tersebut. Tindakan kekasih Sarwendah itu dinilai berpotensi merusak hubungan antara anak-anak dengan ayah kandung mereka.

"Kalau misalnya kemudian dalam kapasitas mau mengambil hati anak-anak itu, kemudian kita baik sengaja maupun tidak sengaja justru ingin memposisikan sebagai orang yang menggantikan posisi ayah kandung ini, kan menurut saya tidak pantas," kata Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).

Status sebagai orang tua kandung ditegaskan oleh Minola tidak akan pernah luntur ataupun berubah akibat adanya perceraian. Giorgio diminta bertindak lebih bijaksana agar perilakunya tidak memicu sentimen negatif dari masyarakat luas.

"Ayah kandung ya tetap ayah kandung. Jangan sampai anak ini menjadi anak yang tidak menghormati lagi ayah kandungnya. Nah, sikap kita sebagai orang dewasa kan akan menentukan, anak ini akan tetap hormat sama orang tuanya apa tidak," tegas Minola Sebayang.

Sorotan tajam juga diarahkan pada sejumlah aksi Giorgio yang dinilai publik kurang pantas, termasuk momen memangku anak Ruben Onsu yang mulai beranjak dewasa. Menurutnya, opini publik akan terbentuk secara natural berdasarkan apa yang disajikan oleh yang bersangkutan di ruang digital.

"Masyarakat akan melihat perilaku dan oleh karena itu wajar saja kalau misalnya kemudian masyarakat mencoba memberikan suatu kesimpulan dari perilaku yang kita pertontonkan, kita tunjukkan," tuturnya.

Ruben Onsu secara pribadi tidak melarang Sarwendah untuk menjalin hubungan asmara dengan pria lain pascaperceraian. Walakin, sebagai kepala keluarga dan ayah kandung, ia merasa wajib turun tangan ketika hak-hak pengasuhannya mulai terganggu.

"Harusnya ayah anak ini yang mendidik dan mengasuh dia, mengajari dia itu adalah ibu kandungnya dan ayah kandungnya. Bukan karena hal-hal yang lain. Dia boleh dekat dengan siapa saja, tapi jangan ambil apa yang menjadi hak ayahnya," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author