Rumah Sakit Penang Diterangi Lampu Hijau Hormati Pendonor Organ
Sebuah rumah sakit di Penang, Malaysia, menyalakan penerangan berwarna hijau pada 13 Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan atas aksi donor organ dari seorang ibu lima anak yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, dilansir dari Detik Health. Dinas Kesehatan Penang mengonfirmasi bahwa almarhumah telah menyatakan komitmen mendonorkan organ tubuhnya semasa hidup. Pihak keluarga kemudian menyetujui dan menghormati keputusan tersebut untuk memberi harapan hidup baru bagi para pasien penerima donor. Langkah mulia almarhumah dalam mendonasikan organ tubuhnya diharapkan bisa memicu kesadaran masyarakat luas terkait pentingnya aksi donor organ.
"Keputusan mulia yang ia ambil semasa hidupnya kini telah menjadi anugerah hidup yang tak ternilai bagi orang-orang yang membutuhkan," kata Dinas Kesehatan Penang, dilansir dari The Star pada Selasa (18/8/2026).
Instansi kesehatan daerah tersebut mengapresiasi keberanian pihak keluarga dan berharap tindakan ini menebarkan nilai kedermawanan tanpa memandang latar belakang. "Semoga ketabahan dan kedermawanan keluarga pendonor menjadi sumber inspirasi bagi seluruh warga Malaysia, tanpa memandang ras atau agama," ujar Dinas Kesehatan Penang.
Pemerintah setempat mendorong publik untuk berpartisipasi dalam pendaftaran program donor organ yang saat ini dapat diakses secara mudah melalui platform digital. "Anda pun bisa menjadi pahlawan yang membawa secercah harapan bagi mereka yang menanti dengan penuh harapan," tutur Dinas Kesehatan Penang, dikutip dari New Straits Times pada Selasa (18/8/2026).
Pihak wewenang memperjelas bahwa seluruh rangkaian pendaftaran komitmen dapat dijangkau oleh setiap warga secara praktis dari mana saja. "Pendaftaran janji donasi organ kini dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi MySejahtera," jelas Dinas Kesehatan Penang. Aksi simbolis serupa sebelumnya diresmikan Universiti Malaya Medical Centre (UMMC) pada 3 Januari 2026, ketika satu pendonor memberikan organ ke beberapa rumah sakit seperti Rumah Sakit Selayang, Rumah Sakit Sungai Buloh, dan Institut Jantung Nasional.
Institusi medis tersebut menegaskan keberadaan organ terdonor membuat kontribusi mendalam bagi kelangsungan hidup pasien yang membutuhkan.
"Jika kita renungkan, tubuhnya mungkin sudah tidak ada lagi, tetapi kebaikan hatinya terus hidup melalui orang lain," terang UMMC, dikutip dari Sinar Daily pada 7 Januari 2026. Pencahayaan warna hijau sendiri merepresentasikan simbolisasi khusus yang merefleksikan kedamaian serta asa baru dalam ekosistem medis donor organ sejak dipublikasikan pada Juli 2024. "Warna hijau menyampaikan pesan bahwa nyawa lain telah diselamatkan berkat adanya donor organ," ungkap UMMC.
Lampu hijau dijadikan penanda visual atas hadirnya penyembuhan dan kesempatan hidup kedua bagi para pasien penerima.
"Surat komitmen donor organ juga sering kali menganggap warna hijau sebagai simbol harapan baru bagi para pasien kami," tutup UMMC.