Saham GOTO Stagnan di Level Rp50 Usai Rencana Buyback

Share

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat antrean jual saham yang menumpuk hingga 175,27 juta lot dan harganya stagnan di level Rp50 pada perdagangan Rabu (17/6/2026), meskipun manajemen telah mengumumkan rencana aksi korporasi pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp3,5 triliun.

Dilansir dari data Stockbit, penumpukan pesanan jual tersebut terakumulasi dari berbagai tingkat harga, dengan antrean terbesar berada di harga Rp50 per saham yang mencapai 145,52 juta lot. Berdasarkan data RTI Business, pergerakan grafik saham emiten teknologi raksasa ini cenderung membeku dan tidak mengalami perubahan sejak 18 Mei lalu.

Kondisi pasar ini diperparah oleh aksi jual bersih oleh investor asing (net foreign sell) senilai Rp1,51 miliar pada Senin (15/6), yang menambah akumulasi pelepasan saham oleh asing sepanjang tahun 2026 menjadi Rp1,63 triliun. Secara keseluruhan, nilai saham perseroan telah merosot sebesar 21,88 persen sepanjang tahun berjalan dari posisi awal di level Rp69 per saham.

Padahal, manajemen perusahaan telah mempublikasikan keterbukaan informasi mengenai alokasi dana internal maksimal Rp3,5 triliun untuk membeli kembali sekitar 68 miliar hingga 70 miliar lembar saham Seri A. Program pemulihan ekosistem modal ini dijadwalkan berlangsung selama satu tahun penuh setelah mendapatkan restu dari para pemegang saham.

"Pembelian kembali atas saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sebanyak-banyaknya sebesar Rp 3.500.000.000.000, yang akan dilakukan dalam jangka waktu 12 bulan setelah disetujuinya rencana Pembelian Kembali Saham dalam RUPSLB, yakni sejak tanggal 19 Juni 2026 hingga 18 Juni 2027," kata Manajemen GOTO.

Dana pelaksanaan aksi korporasi ini sepenuhnya bersumber dari kas internal, mengingat perseroan mencatatkan perbaikan performa dengan perolehan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp907 miliar serta laba bersih perdana Rp171 miliar pada kuartal I 2026. Persetujuan formal mengenai agenda buyback ini akan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 18 atau 19 Juni 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: buyback GOTO Saham GOTO
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author