Saham SAP Anjlok Akibat Sentimen Hawkish Fed dan Kekhawatiran Margin

Share

Saham SAP SE mengalami kejatuhan signifikan hingga 4 persen pada Rabu (17/6/2026) waktu Timur akibat sentimen hawkish dari rapat kebijakan moneter Federal Reserve dan kekhawatiran investor terhadap beban investasi kecerdasan buatan (AI).

Dilansir dari tradingkey.com, penurunan ini juga dipicu oleh langkah kompetitor utama, Oracle, yang mengumumkan rencana belanja modal besar-besaran untuk infrastruktur AI sehingga memicu kekhawatiran kompresi margin di seluruh industri perangkat lunak.

Guna merespons dinamika sektor tersebut, Nvidia mengindikasikan adanya prospek positif jangka panjang bagi para pengembang perangkat lunak yang berhasil mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan.

"This is actually an incredibly exciting time to be a software company", kata Huang, CEO Nvidia Jensun Huang.

Meskipun menghadapi tantangan pasar, kinerja internal perusahaan pada awal tahun ini tercatat melampaui estimasi awal para analis keuangan.

"SAP is regaining market share thanks to artificial intelligence." ujar Klein, CEO SAP Christian Klein.

Penurunan harga saham ini menempatkan posisi nilai pasar SAP jauh di bawah estimasi nilai intrinsiknya berdasarkan data keuangan GuruFocus.

Tekanan tambahan juga muncul dari sisi internal setelah laporan Security Patch Day mendeteksi 15 celah keamanan kritis pada sistem SAP NetWeaver yang memerlukan perbaikan langsung pada tingkat kernel.

Data Detail Produk Investasi Mini Future Long SAP
Metrik Produk Informasi Nilai
ISIN CH1258519979
Tipe Produk Mini Future Long
Underlying SAP
Emiten BNP Paribas
Rating A+ (S&P)
Mata Uang Utama EUR
Mata Uang Perdagangan CHF
Hari Perdagangan Pertama 23 March 2023
Maturitas open-end
Leverage 4.00
Stop Loss EUR 128.36
Tingkat Pembiayaan EUR 123.4824
Ask CHF 3.82
Ask Underlying EUR 164.68
Bursa Efek Swiss DOTS
Weblink bnp.ch/CH1258519979

Di tengah volatilitas pasar global, SAP tetap melanjutkan ekspansi infrastruktur fisik dengan meresmikan pusat data baru di Mumbai, India, untuk mendukung platform SAP Business Network Commerce Automation.

Fasilitas di Mumbai tersebut dijadwalkan akan menerima pembaruan fungsi tambahan untuk koordinasi rantai pasok secara mandiri berbasis AI pada akhir tahun 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author