Ismael Saibari Cetak Gol Indah untuk Maroko di Piala Dunia

Share

Gelandang tim nasional Maroko Ismael Saibari mencetak gol indah pada pertandingan Piala Dunia melawan Skotlandia di Boston Stadium yang memicu gelombang kekecewaan dari para pendukung klub lamanya, PSV Eindhoven.

Pemain yang baru saja merampungkan transfernya ke Bayern München tersebut membobol gawang lawan saat laga baru berjalan 71 detik memanfaatkan umpan dari Brahim Díaz. Saibari melepaskan tembakan keras dari sudut sempit di sisi kanan kotak penalti yang gagal dihalau kiper Angus Gunn.

Aksi memukau ini merupakan gol gemilang kedua bagi sang gelandang setelah pada pekan sebelumnya juga sukses mengecoh kiper Brasil Alisson Becker melalui tendangan lob. Performa impresif tersebut memicu kritik tajam dari suporter PSV Eindhoven di media sosial X terkait nilai transfernya yang dianggap terlalu murah sebesar 55 juta euro.

Kekecewaan pendukung PSV tertuju kepada direktur klub karena menilai potensi sang pemain jauh lebih tinggi daripada nilai penjualannya saat ini.

"Earnie yang begitu bersikeras ingin menjual Saibari dengan harga murah. Benar-benar memalukan. RB Leipzig meminta 100 juta untuk pemain dengan kualitas yang sama," tulis salah satu pendukung PSV Eindhoven.

Beberapa pendukung lain mengklaim bahwa kualitas tinggi sang pemain sebenarnya sudah lama disadari oleh publik Eindhoven sebelum panggung internasional ini.

"Bahwa Saibari adalah pemain hebat, kami di Eindhoven sudah tahu sejak lama, tapi sekarang seluruh dunia juga mengetahuinya! Gol yang luar biasa," tulis penggemar lainnya.

Sebagian pendukung meyakini manajemen klub seharusnya menahan proses negosiasi hingga turnamen akbar ini selesai demi mendapatkan keuntungan finansial yang jauh lebih besar.

"Kita sebenarnya bisa menjual Saibari seharga 75 juta setelah Piala Dunia. Saya rasa itu sangat bodoh dari pihak kita," tulis komentar yang banyak dibagikan.

Pernyataan singkat dari netizen lain juga ikut menyayangkan keputusan sang gelandang serang yang terburu-buru menyepakati kepindahannya ke Jerman.

"Saibari terlalu cepat setuju," tulis seorang pengguna internet.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author