San Diego FC Jamu Colorado Rapids di Snapdragon Stadium

Share

San Diego FC bersiap menjamu Colorado Rapids dalam laga krusial Major League Soccer di Snapdragon Stadium pada Sabtu malam. Tuan rumah bertekad bangkit untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen Wilayah Barat.

Saat ini San Diego FC menempati urutan ke-13 klasemen Wilayah Barat dengan mengantongi 24 poin dari 20 pertandingan. Tim asuhan Mikey Varas tersebut terpaut empat poin dari Colorado Rapids yang berada di peringkat ketujuh dengan koleksi 28 poin.

Pertandingan ini membuka rangkaian lima laga kandang yang dinilai sangat krusial bagi San Diego FC. Pasalnya, usai periode tersebut, mereka harus melakoni enam dari sembilan laga sisa musim reguler di kandang lawan.

Pelatih kepala San Diego FC, Mikey Varas, menegaskan pentingnya konsistensi anak asuhnya demi mengamankan poin penuh di kandang sendiri.

"Setiap pertandingan adalah final," kata Mikey Varas, Pelatih Kepala San Diego FC.

Varas mengevaluasi kekalahan 1-3 dari Portland Timbers pada laga sebelumnya, meski timnya sempat menguasai aliran bola hingga 70 persen sepanjang pertandingan.

"Kami harus kecewa dan bertanggung jawab atas kekalahan dari Portland. Kami telah mencapai standar tinggi saat bertandang ke markas LAFC yang ingin kami pertahankan dan kembangkan, namun sayangnya kami justru mengambil langkah mundur," ujar Mikey Varas, Pelatih Kepala San Diego FC.

Guna mengejar ketertinggalan poin, sang pelatih meminta seluruh pemain untuk tampil maksimal secara individual maupun kolektif di lapangan.

"Kami tahu banyak tentang skuad kami saat ini dan berada di posisi mana. Saya pikir kami memiliki banyak pemain yang bisa berkontribusi. Ini hanya masalah komitmen dari setiap individu untuk bangkit agar kita berada di performa kolektif terbaik, karena kita sedang dalam misi untuk naik di papan klasemen," kata Mikey Varas, Pelatih Kepala San Diego FC.

Kekalahan dari Portland Timbers juga dipicu oleh kesalahan fatal di area pertahanan saat tim kehilangan penguasaan bola secara mendadak.

"Kami melakukan beberapa kesalahan operan kritis yang tidak seharusnya terjadi sehingga membuat kami sedikit terbuka. Selain itu, ada momen-momen tertentu di mana posisi dan pencegahan serangan balik kami tidak terorganisir dengan cukup baik," ujar Mikey Varas, Pelatih Kepala San Diego FC.

Di sisi lain, Colorado Rapids datang membawa modal positif lewat tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan, termasuk hasil unggul 1-0 atas Los Angeles FC pada laga terakhir.

Gelandang Colorado Rapids, Paxten Aaronson, menilai timnya masih memiliki ruang peningkatan meski sedang dalam tren kemenangan.

"Ini hanya masalah momen-momen kecil di dalam kotak penalti. Kami berhasil masuk ke semua area yang tepat. Saya tidak ragu tim ini akan semakin padu.

Tiga kemenangan beruntun dan kami masih terus mengamankan hasil positif. Selama bisa menciptakan peluang-peluang itu, ini hanya masalah waktu," kata Paxten Aaronson, Gelandang Colorado Rapids.

San Diego FC mendapat amunisi tambahan dengan kembalinya Anders Dreyer dari sanksi kartu merah, serta peluang tampilnya penyerang baru Elias Achouri. Sementara itu, Colorado Rapids mengandalkan Rafael Navarro yang telah mengemas 10 gol musim ini.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author