Sapi Kurban Mengamuk Masuk Minimarket di Leuwiliang Bogor

Share

Seekor sapi kurban mengamuk hingga masuk ke dalam sebuah minimarket di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Selasa (26/5) petang kemarin. Insiden tersebut terjadi ketika hewan kurban itu hendak diturunkan dari mobil pengangkut.

Peristiwa tidak terduga ini berawal saat pengelola hendak membawa dan mengamankan sapi tersebut di area masjid terdekat. Seperti dilansir dari Detikcom, situasi berubah tidak terkendali ketika proses penurunan hewan dilakukan.

Pegawai minimarket setempat, Faldi Faudzan Setiaji mengonfirmasi bahwa hewan mamamah biak tersebut awalnya dijadwalkan untuk diturunkan di tempat ibadah setempat.

"Jadi sapi itu hendak turun dari mobil, tadinya sapinya mau di turunkan di Masjid Al-Awalien," kata pegawai minimarket, Faldi Faudzan Setiaji saat dihubungi, Rabu (27/5/2026).

Kepanikan menyebabkan hewan tersebut melompat ke arah jalan raya. Sapi kurban itu kemudian bergerak liar setelah sempat terlibat insiden dengan pengguna jalan.

"Begitu mau turun, sapinya panik lalu loncat dari seberang jalan," jelasnya.

Sapi kurban tersebut sempat menabrak seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian. Setelah benturan tersebut, hewan ini mengejar seorang ibu rumah tangga yang berada di sekitar area tersebut.

Warga yang ketakutan langsung menyelamatkan diri ke dalam gerai perbelanjaan terdekat. Sapi yang kalap tersebut terus mengejar hingga ke dalam area penjualan barang toko.

"Alhasil si ibu ya panik sekali dia masuk Minimarket Wargakhu, sapinya makin ngamuk dan ngacak-ngacak minimarket," ungkapnya.

Amukan hewan tersebut menyebabkan sejumlah barang dagangan di dalam toko berantakan. Kerugian material akibat kerusakan fasilitas dan barang di dalam gerai itu diperkirakan mencapai Rp 3 juta.

Pihak pengurus masjid bertanggung jawab penuh dan telah mengganti seluruh kerugian finansial yang dialami pihak ritel. Penanganan situasi ini akhirnya dapat diselesaikan setelah pawang hewan turun tangan ke lokasi.

"Alhamdulillah sapinya diamankan oleh pawangnya," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author