Lionel Scaloni Coret Paulo Dybala dari Skuad Piala Dunia 2026

Share

Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni secara mengejutkan mencoret penyerang AS Roma Paulo Dybala dari skuad resmi untuk turnamen Piala Dunia 2026 yang dimulai pada Selasa, 16 Juni 2026. Langkah taktis ini diambil menjelang pertandingan pembuka sang juara bertahan demi memberikan kesempatan bagi para pemain muda dalam proyek transisi generasi La Albiceleste.

Keputusan meninggalkan pemain berusia 32 tahun tersebut memicu perhatian besar karena Dybala tidak sedang cedera dan tampil apik membawa AS Roma finis di peringkat ketiga Serie A. Namun, catatan medis musim lalu menunjukkan ia sempat melewatkan 19 pertandingan akibat cedera otot dan lutut, sementara tim pelatih kini lebih memprioritaskan konsistensi di level klub.

Arsitek timnas Argentina menegaskan bahwa rotasi besar ini murni didasarkan pada strategi jangka panjang dan kesiapan skema permainan. Lionel Scaloni memilih memanggil nama-nama baru seperti Thiago Almada dan Nico Paz untuk mengisi area kreatif lini serang.

"Paulo is a great player, it goes without saying. He’s made an exceptional comeback with his team, reaching the Champions League with some very good performances in recent matches," ujar Lionel Scaloni, Pelatih Timnas Argentina kepada DS Sports.

Staf pelatih menambahkan bahwa posisi di lini depan kini telah diamankan oleh para pemain lain yang dinilai lebih siap. Kapten Lionel Messi yang kini berusia 38 tahun dipastikan tetap menjadi pilar utama untuk memimpin skuad di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

"In our case, there are guys who have established themselves in that position on the pitch and who deserve a chance. So we decided to give this opportunity to other guys," kata Lionel Scaloni melanjutkan.

Scaloni kembali menekankan kualitas personal Dybala, namun ia harus bersikap realistis demi masa depan tim nasional. Hal itu disampaikan saat ia berbicara mengenai hadirnya talenta-talenta baru yang berhasil membuktikan kemampuan mereka di lapangan.

"Paulo is a great player, it goes without saying… There are kids who make their debut and show important things. In our case, there are kids who have consolidated themselves in that area of the field and deserve an opportunity… There is no doubt about the quality he has, we care about him and he is a fantastic guy, but we look at the present and what others can offer us looking toward the future," ungkap Lionel Scaloni kepada TyC Sports.

Selain Dybala, sejumlah nama besar lain juga gagal menembus skuad final Argentina pilihan Scaloni. Dilansir dari IDN Times, pemain top seperti Angel Correa, Alejandro Garnacho, Franco Mastantuono, Marcos Acuna, German Pezzella, Guido Rodriguez, Matias Soule, Marcos Senesi, Emiliano Buendia, hingga Alejandro Gomez ikut tersisih dari persaingan ketat, sementara Angel Di Maria telah pensiun.

Di sisi lain, masa depan Dybala di level klub di bawah asuhan Gian Piero Gasperini masih dipenuhi ketidakpastian seiring kontraknya di AS Roma yang akan habis pada akhir Juni. Mantan pemain Juventus tersebut kini tengah dikaitkan dengan rumor transfer ke klub raksasa Argentina, Boca Juniors.

"Saya belum tahu apa yang akan saya lakukan, setiap klub adalah pilihan," kata Paulo Dybala, Penyerang AS Roma dalam wawancara kepada ESPN di Argentina.

Penyerang kidal tersebut enggan berspekulasi lebih jauh demi menghormati kontraknya saat ini. Spekulasi kepindahannya di bursa transfer musim panas tetap terbuka lebar menyusul ketertarikan dari manajemen Boca Juniors.

"Saya masih pemain Roma sampai akhir bulan, jadi karena hormat saya pada klub, saya tidak akan membicarakan masa depan saya," ujar Paulo Dybala kepada SportsCenter ESPN.

Ia mengaku belum mengambil keputusan akhir mengenai pelabuhan baru dalam karier sepak bolanya. Manajemen klub dan agen pemain dilaporkan masih terus menjajaki opsi terbaik untuk bulan depan.

"Namun, saya belum memutuskan. Saya tidak tahu apakah sesuatu akan terjadi, jadi saya tidak bisa mengatakan apa-apa yang tidak akan terjadi," tutur Paulo Dybala menambahkan.

Pemain veteran itu menyadari dinamika sepak bola yang sangat cair dan sering berjalan di luar prediksi. Ia tidak menutup pintu untuk pulang ke kampung halamannya dan bermain bersama sahabatnya, Leandro Paredes.

"Semuanya mungkin, di sepak bola Anda tidak pernah tahu. Saya telah ditemukan diri saya dalam banyak situasi selama karir saya di mana saya pikir sesuatu akan terjadi dan sebaliknya itu terjadi sesuatu yang lain, tapi begitulah cara kerjanya," jelas Paulo Dybala.

Ketika didesak mengenai kepastian peluangnya memperkuat klub raksasa asal Buenos Aires tersebut, sang penyerang memberikan jawaban singkat.

"Kita lihat nanti," ucap Paulo Dybala.

Reuters.com menuliskan bahwa Argentina tetap datang sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar di turnamen ini. Tanpa kehadiran sejumlah pemain veteran, Timnas Argentina dijadwalkan melakoni serangkaian pertandingan babak penyisihan di Grup J.

Jadwal Pertandingan Argentina di Grup J Piala Dunia 2026
Tanggal Pertandingan Stadion Waktu (ET)
16 Juni 2026 Argentina vs Aljazair Stadion Kansas City 09.00 PM
22 Juni 2026 Argentina vs Austria Stadion Dallas 01.00 PM
27 Juni 2026 Yordania vs Argentina Stadion Dallas 10.00 PM
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author