Seoul Catat Lonjakan Wisatawan dan Pengeluaran Asing di Semester Pertama 2026
Seoul menjadi destinasi favorit wisatawan asing yang gemar berbelanja, mencatat peningkatan jumlah pengunjung dan pengeluaran signifikan pada semester pertama 2026, menurut data pemerintah kota Seoul.
Pada periode Januari hingga Juni, jumlah wisatawan asing yang datang ke Seoul mencapai 8,23 juta orang, meningkat 21,3 persen dibandingkan tahun lalu. Pengeluaran mereka melalui kartu kredit melonjak 56,8 persen menjadi Won 5,62 triliun atau sekitar Rp 71 triliun, dilansir dari Detik Travel.
Baik jumlah pengunjung maupun pengeluaran wisatawan asing mencatat rekor tertinggi sepanjang masa pada semester pertama tahun ini, kata pejabat pemerintah kota Seoul.
"Dengan pertumbuhan pengeluaran yang jauh melebihi peningkatan jumlah pengunjung, pariwisata Seoul tampaknya bergerak melampaui sekadar pemulihan jumlah pengunjung dan memasuki fase pertumbuhan baru yang didorong oleh masa tinggal yang lebih lama dan konsumsi yang lebih tinggi," ujar pejabat pemerintah kota Seoul.
Pemerintah kota melaporkan sektor belanja menyumbang bagian terbesar dari pengeluaran kartu kredit wisatawan asing, yaitu 46,4 persen. Sektor medis dan kesehatan menjadi pengeluaran terbesar kedua dengan porsi 24,4 persen.
Pengeluaran wisatawan asing di pusat perbelanjaan utama Seoul melonjak 73,2 persen dari Won 706,3 miliar menjadi Won 1,22 triliun. Sementara itu, pengeluaran untuk wisata medis meningkat 63,3 persen dari Won 556,3 miliar menjadi Won 908,4 miliar.
Selain itu, pengeluaran untuk makanan dan produk kecantikan juga naik masing-masing 54,5 persen dan 40 persen.
Pemerintah kota berencana mengembangkan konten wisata malam hari pada paruh kedua tahun ini. Tujuannya untuk memperkaya pengalaman wisatawan asing agar dapat menikmati Seoul tidak hanya di siang hari, tapi juga sore dan malam hari, serta mendukung revitalisasi sektor kuliner, belanja, budaya, dan konten di sekitar objek wisata utama.