Sertu Irfan dan Pratu Donni Terima Pangkat Luar Biasa
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan dua prajurit TNI yang berhasil mengibarkan kembali Bendera Merah Putih di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Jumat (21/8/2026) dini hari, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Aksi pengibaran tersebut dilakukan oleh Sersan Satu (Sertu) Irfan Farhan dari Yonif 112/DJ Kodam IM dan Prajurit Satu (Pratu) Donni Pinto Harahap dari Yonarmed 17/RC Kodam IM. Kedua prajurit mengambil langkah cepat setelah bendera negara sebelumnya sempat diturunkan oleh sekelompok orang yang memasang Bendera Bulan Bintang.
Sebelum pertemuan bersama Sekretaris Kabinet berlangsung, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah mendahului memberikan apresiasi di Mabes TNI, Cilangkap. Atas instruksi Presiden, Panglima TNI menganugerahkan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat lebih tinggi kepada Sertu Irfan Farhan dan Pratu Donni Pinto Harahap pada siang harinya.
Pihak Sekretariat Kabinet mengonfirmasi pemberian penghargaan tersebut melalui unggahan di akun Instagram resmi pada Sabtu (22/8/2026).
"Keduanya mendapat penghargaan atas keberanian dan inisiatifnya mengibarkan kembali Bendera Merah Putih setelah sebelumnya diturunkan oleh sekelompok orang di halaman Masjid Raya Baiturrahman," tulis keterangan di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Sabtu (22/8/2026).
Keterangan itu diperkuat dengan pernyataan langsung Teddy saat menyambut kedua anggota Kodam Iskandar Muda tersebut. Teddy menegaskan bahwa aksi spontan di halaman masjid bersejarah itu merupakan wujud nyata keteguhan prajurit dalam menjaga simbol negara.
"Di siang hari sebelumnya, atas intruksi Bapak Presiden, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah memberikan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat lebih tinggi kepada kedua prajurit tersebut di Mabes TNI, Cilangkap," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh apresiasi tersebut ditutup dengan pesan dari Teddy mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dan kehadiran prajurit di tengah masyarakat.
"Semangat keduanya menjadi pengingat bahwa kecintaan terhadap Tanah Air bukan hanya diwujudkan melalui tugas besar, tetapi juga melalui keberanian untuk hadir, membantu, dan menjaga sesama," ujar Teddy Indra Wijaya.
Teddy menambahkan pengakuannya terhadap kepedulian prajurit dalam pengabdian kepada bangsa.
"Mari bersama-sama terus merawat kecintaan kepada Indonesia, dengan kepedulian dan pengabdian yang nyata," ujar Teddy Indra Wijaya.