Sido Muncul Raih Penghargaan IRCA 2026 Kategori Notable Enterprise

Share

PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) mengukuhkan komitmennya dalam mematuhi seluruh regulasi yang berlaku di Indonesia. Komitmen tersebut dibuktikan melalui pencapaian dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang diselenggarakan oleh Hukumonline, seperti dilansir dari Detikcom.

Sido Muncul berhasil mengamankan penghargaan Notable Enterprise In Regulatory Compliance dengan predikat GOLD kelas PROSPER A untuk sektor Healthcare Industry. Board Advisor Hukumonline Ahadi Bayu Tedjo menyerahkan langsung penghargaan ini di Hotel Le Meridien pada 22 Mei 2026.

Kategori PROSPER A merupakan apresiasi khusus bagi korporasi yang memiliki tingkat keterikatan regulasi serta kompleksitas bisnis tinggi. Kondisi ini mewajibkan pengelolaan tata kelola serta kepatuhan hukum yang kuat demi meminimalkan risiko bisnis sekaligus menjaga reputasi jangka panjang.

Proses kurasi dan penilaian mencakup efektivitas Divisi Corporate Legal serta Corporate Secretary dalam mengawal kepatuhan secara konsisten. Head of Corporate Legal dan Corporate Secretary Manager Sido Muncul, Ribka Lydia Atedjadi, juga masuk dalam nominasi 50 besar The Most Inspiring Leader in Regulatory Compliance dari total 130 peserta.

Direktur Utama Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya keras Sido Muncul dalam mematuhi seluruh regulasi sejalan dengan targetnya.

"Pertama, memang saya bersyukur bisa mendapat penghargaan itu. Karena target kami adalah menjadi perusahaan yang full compliance," ujarnya kepada detikcom di House of Jamu, Cipete, Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Irwan Hidayat mengatakan penerapan kepatuhan regulasi ini menjadi landasan utama operasional perusahaan. Sebab sejak awal target besar yang dibawa Sido Muncul adalah menjadi perusahaan yang sepenuhnya patuh tanpa celah pelanggaran.

"Saya mencita-citakan Sido Muncul itu menjadi seperti perusahaan-perusahaan global yang benar-benar patuh. Jangan sampai ada yang salah. Jadi kami mematuhi semua aturan pemerintah," terangnya.

Dia menegaskan Sido Muncul selalu berkomitmen mengikuti aturan dari seluruh lini instansi pemerintah. Kepatuhan penuh terhadap regulasi ini merupakan sebuah fondasi penting untuk membangun kepercayaan masyarakat.

"Kepatuhan ini kami lakukan agar mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Kami ingin menginspirasi perusahaan lain bahwa dengan patuh, perusahaan justru bisa menjadi lebih dipercaya," jelasnya.

Kendati begitu, Irwan mengakui menjalankan bisnis yang sepenuhnya patuh terhadap regulasi bukan perkara mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam menjaga konsistensi di tengah kebijakan pemerintah yang dinamis.

Namun, Sido Muncul tetap komitmen mematuhi segala regulasi yang ada bahkan menerapkan standar yang lebih tinggi (beyond regulation) dari aturan atau persyaratan minimum yang diwajibkan oleh hukum atau aturan resmi pemerintah.

Aspek kebersihan operasional pabrik di Semarang menerapkan standar higienitas yang sangat ketat melalui skema quality control terperinci pada setiap batch produksi. Di bidang pengelolaan lingkungan, korporasi ini mengamankan piala Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup selama enam kali berturut-turut melalui pemanfaatan limbah jamu menjadi pasokan energi internal pabrik.

Pada pengelolaan tanggung jawab sosial, prinsip Total Company Responsibility diterapkan demi memastikan realisasi program CSR melampaui ketentuan minimum regulasi.

"Jadi kami berusaha mematuhi semua aturan pemerintah. Mulai dari lembaga, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, BPOM, Kementerian Perindustrian. Aturan-aturan ini semua kami ikutin. Bahkan, saya membuat pabrik itu bersih," jelasnya.

"Ya pokoknya komitmennya itu menjadi perusahaan yang harus taat 100 persen. Maka itu saya bersyukur dapat penghargaan (Indonesia Regulatory Compliance Awards)," imbuhnya.

Direktur Utama Sido Muncul mengharapkan instansi pemerintah ke depan dapat mengadopsi mekanisme penilaian independen serupa yang berbasis audit mendalam guna mendorong kebanggaan kepatuhan di sektor usaha dunia.

Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026 berfokus pada strategi, sistem, serta kepemimpinan organisasi dalam mengimplementasikan tata kelola hukum korporasi. Mekanisme penilaian membagi peserta ke dalam empat kelompok klasifikasi PROSPER berdasarkan karakteristik industri dan kompleksitas usaha.

Kategori PROSPER A mencakup industri berkategori highly regulated dengan kompleksitas tinggi, sedangkan PROSPER B mengelompokkan industri highly regulated berkategori kompleksitas moderat. Kategori PROSPER C mencakup sektor moderately regulated dengan kompleksitas tinggi, dan PROSPER D diperuntukkan bagi sektor moderately regulated dengan kompleksitas bisnis tingkat moderat.

Tingkatan penghargaan yang diberikan meliputi Sapphire untuk Best Enterprise, Diamond untuk Most Strategic Enterprise, Gold untuk Notable Enterprise, serta Silver untuk Recognized Enterprise.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author