Singapura Raih Skor Ketenangan Terendah di Dunia Versi Go2Africa
Tingkat ketenangan sebuah destinasi wisata menjadi pertimbangan penting bagi pelancong yang ingin melepas penat. Namun, Singapura tercatat menjadi negara dengan skor ketenangan paling rendah di dunia berdasarkan Noise-Free Nations Index buatan Go2Africa. Hasil penilaian yang dilansir dari Detik Travel menunjukkan Singapura hanya memperoleh Quiet Score sebesar 6,78 dari skala 100.
Penilaian indeks tersebut tidak diukur melalui satuan desibel suara secara langsung. Penyusunan indeks ketenangan ini memperhitungkan tujuh variabel utama. Indikator tersebut mencakup kepadatan penduduk, rasio wisatawan, luas wilayah pedesaan, area lindung, tingkat kepadatan kendaraan, jumlah bandara, serta jaringan kereta api.
Terbatasnya ruang terbuka hijau atau kawasan pedesaan menjadi penyebab utama rendahnya skor Singapura. Area rural di negara tersebut hanya memenuhi sekitar 30 persen dari total wilayah daratan.
Kondisi ini diperparah dengan tingkat kepadatan penduduk yang mencapai 8.436 jiwa per kilometer persegi. Tingginya angka konsentrasi warga dan wisatawan membuat ruang untuk menemukan suasana tenang menjadi sangat minim. Sektor transportasi juga berkontribusi besar terhadap tingginya dinamika mobilitas harian. Jaringan Mass Rapid Transit (MRT) yang beroperasi sejak 1987 kini telah melayani lebih dari tiga juta penumpang harian lewat 170 stasiun.
Selain itu, Bandara Changi berdiri dengan empat terminal seluas lebih dari satu juta meter persegi. Keberadaan infrastruktur masif ini memfasilitasi pergerakan penumpang dalam skala besar setiap harinya. Lonjakan arus pelancong mancanegara turut memicu tingginya aktivitas lokal. Sepanjang tahun 2025, Singapura mencatat kunjungan 16,9 juta wisatawan internasional yang menyumbang pendapatan pariwisata hingga USD 32,8 miliar.
Di bawah Singapura, Maladewa menempati posisi kedua sebagai negara dengan tingkat ketenangan terendah, disusul Barbados pada urutan ketiga. Sementara itu, Qatar dan Lebanon masing-masing berada di peringkat keempat dan kelima. Sebaliknya, Bhutan menduduki peringkat teratas sebagai negara paling tenang di dunia.
Negara kecil di kawasan Himalaya ini memperoleh nilai Quiet Score tertinggi karena kondisinya jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Penyusun indeks menegaskan bahwa predikat ini merujuk pada pemeringkatan faktor kepadatan infrastruktur serta manusia. Hasil tersebut bukan merupakan pengukuran tingkat kebisingan suara dalam satuan desibel.
| Peringkat | Negara | Quiet Score |
|---|---|---|
| 1 | Singapura | 6,78 |
| 2 | Maldives | 8,48 |
| 3 | Barbados | 10,12 |
| 4 | Qatar | 15,45 |
| 5 | Lebanon | 18,13 |