Singapura Rencanakan Reklamasi Tiga Pulau Jadi Satu Pulau Besar
Pemerintah Singapura merencanakan proyek reklamasi untuk menggabungkan tiga pulau di bagian selatan negara tersebut menjadi satu pulau besar, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Senin (24/8/2026). Rencana strategis ini diumumkan oleh Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dalam pidato peringatan National Day Rally 2026.
Penggabungan wilayah tersebut mencakup Pulau Semakau, Pulau Bukom, dan Pulau Sudong beserta beberapa pulau kecil di sekitarnya. Langkah ini diambil sebagai strategi jangka panjang untuk menjawab tantangan global serta memenuhi kebutuhan infrastruktur masa depan Singapura.
Dalam pidatonya, Wong mengenang sejarah pembangunan industri pengolahan minyak atau refinery di Pulau Pesek, Pulau Ayer Chawan, dan Pulau Merlimau pascakemerdekaan yang berhasil membawa kemakmuran ekonomi bagi masyarakat.
"Untuk membangunnya, kita butuh ruang yang lebih. Jadi, kita melakukan reklamasi. Kita menggabungkan sejumlah pulau dan membangun Pulau Jurong. Saat ini, Pulau Jurong telah menjadi hub dunia intuk energi dan kimia," ucap Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong.
Ia menjelaskan bahwa penggabungan tiga pulau baru di selatan Pulau Jurong ini sedang dibahas secara hati-hati oleh pemerintah demi mendukung keberlanjutan industri modern.
"Ada Semakau yang saat ini menjadi tempat pengolahan limbah. Bukom, tempat industri refinery pertama kita masih beroperasi. Pulau Sudong dan beberapa pulau lebih kecil di sini. Dalam beberapa dekade mendatang, kami ingin menggabungkan beberapa pulau ini menjadi satu pulau besar seperti kita membuat Pulau Jurong," ucap Lawrence Wong.
Kawasan daratan baru hasil reklamasi tersebut diproyeksikan untuk menampung infrastruktur pembangkit listrik canggih serta memenuhi fasilitas operasional militer Singapura.
Pemerintah Singapura juga telah menyiapkan rancangan ilustrasi yang menampilkan jalur jalan penghubung dari pulau reklamasi baru menuju Pulau Jurong hingga tersambung ke daratan utama Singapura.