Jannik Sinner dan Aryna Sabalenka Hadapi Cuaca Panas Roland Garros

Share

Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner dan unggulan utama putri Aryna Sabalenka bersiap menghadapi tantangan cuaca panas ekstrem di Paris untuk mengamankan tiket babak 32 besar turnamen French Open pada Kamis.

Sinner yang baru saja memenangkan tiga gelar Masters lapangan tanah liat musim ini dijadwalkan membuka pertandingan di lapangan utama melawan petenis Argentina peringkat 56 dunia, Juan Manuel Cerundolo.

Laga ini menjadi pembuktian bagi Sinner untuk melangkah lebih jauh setelah kekalahan lima set yang dihadapinya dari Carlos Alcaraz pada laga final tahun 2025 lalu.

Masalah adaptasi cuaca panas di Roland Garros menjadi perbincangan hangat di antara para pemain sepanjang pekan pertama turnamen.

"I'm happy to play night. I'm happy to play day, whenever they put me," kata Jannik Sinner seperti dilansir dari Flashscore.

Sinner menambahkan bahwa dirinya telah mempersiapkan diri dengan baik dan sempat mengatasinya saat bertanding di Indian Wells.

"I think I handled the heat very well in Indian Wells, was very hot this year, so I didn't have issues there. We prepared in a good way. Of course here, different heat, but the humidity is not as tough as maybe in Australia or US," ujar Jannik Sinner.

Sementara itu di sektor putri, Aryna Sabalenka akan menantang wakil tuan rumah berperingkat 67 dunia, Elsa Jacquemot, di tengah suhu Paris yang diprediksi melampaui 30 derajat Celsius.

Langkah Sabalenka di lapangan tanah liat Eropa sebelumnya sempat terganjal setelah tersingkir di perempat final Madrid dan babak ketiga Italian Open.

"I'd say that it was a bit warm," kelakar Aryna Sabalenka setelah kemenangan babak pertamanya.

Sabalenka sempat merasa sangat kedinginan pada hari-hari pertama kedatangannya di Paris sebelum cuaca berubah drastis.

"Especially compared to the first days when I first got here, it was… freezing," kata Aryna Sabalenka.

Petenis Belarusia tersebut menilai perubahan kondisi lapangan yang menjadi lebih cepat akibat suhu panas justru dapat menguntungkan permainan agresifnya.

"Now it's boiling hot and balls are flying, everything is much faster. But physically I feel strong, so I feel like it can benefit me," kata Aryna Sabalenka.

Pada pertandingan lain, juara bertahan Coco Gauff dijadwalkan menghadapi petenis kualifikasi asal Mesir Mayar Sherif di Lapangan Suzanne Lenglen.

Mantan petenis nomor delapan dunia Emma Navarro akan ditantang petenis remaja AS Iva Jovic, sedangkan Naomi Osaka dari Jepang bakal bersua Donna Vekic di Lapangan Simonne Mathieu.

Di bagian putra, unggulan keempat asal Kanada Felix Auger-Aliassime akan berhadapan dengan Roman Andres Burruchaga dari Argentina setelah melalui laga ketat di babak pertama.

Rangkaian pertandingan babak kedua ini juga akan menampilkan aksi dari unggulan kelima asal Amerika Serikat Ben Shelton serta petenis muda tuan rumah berusia 17 tahun Moise Kouame.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author