Skotlandia Hadapi Maroko di Laga Kedua Grup C Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Skotlandia dijadwalkan bertanding melawan Maroko dalam laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette, Foxborough, Massachusetts, pada Jumat, 19 Juni 2026 pukul 18.00 waktu setempat.

Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim setelah Skotlandia berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Haiti pada laga pembuka, sementara Maroko sukses menahan imbang Brasil dengan skor 1-1.

Saat ini Skotlandia memimpin klasemen sementara Grup C dengan raihan tiga poin, disusul oleh Maroko di posisi kedua dengan koleksi satu poin.

Kapten tim nasional Skotlandia, Andy Robertson, memberikan pandangannya mengenai peluang timnya untuk mencetak sejarah baru bagi negara mereka dalam turnamen besar ini.

"I try to not think about it because we’ve got such a tough task ahead of us," kata Andy Robertson, Kapten Skotlandia.

Robertson juga menambahkan bahwa seluruh anggota tim dan staf pelatih menyadari besarnya tantangan yang ada, namun tetap optimis untuk memberikan performa terbaik melawan salah satu tim terkuat di dunia.

"I don’t think any of the lads and the coaching staff shy away from us wanting to be the first team to be able to do that for our country," ujar Andy Robertson, Kapten Skotlandia.

Pemain lini tengah Aston Villa, John McGinn, juga membagikan kisah di balik selebrasi gol ikoniknya yang menyerupai kacamata setelah mencetak gol kemenangan ke gawang Haiti.

"It was for the last major tournament when I didn't score," cetus John McGinn, Gelandang Skotlandia.

McGinn menjelaskan selebrasi tersebut ditujukan untuk keponakannya, Jack, serta anak-anak di seluruh dunia agar tetap percaya diri saat bermain sepak bola meskipun menggunakan kacamata khusus.

"It was at the time where Jack was having serious discussions about his eyesight. It's probably as strong a lens as you can get for a child. When he takes his glasses off, you can see how much he struggles," tutur John McGinn, Gelandang Skotlandia.

Ia juga mengungkapkan bahwa selebrasi tersebut bermaksud meningkatkan kesadaran publik bagi anak-anak di Skotlandia dan dunia yang mengalami masalah penglihatan serupa.

"But it's not just the reaction from him, and allowing him to be more comfortable playing football with his pals. It's the awareness for young kids all around Scotland, all around the world," tambah John McGinn, Gelandang Skotlandia.

Di kubu lawan, pelatih Maroko Mohamed Ouahbi dapat menurunkan skuad terbaiknya termasuk gelandang muda Ayyoub Bouaddi yang tampil impresif saat menghadapi Brasil.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author