Sony Hentikan Rilis Port Game First Party ke PC
Strategi perilisan game dari Sony dilaporkan mengalami perubahan besar baru-baru ini. Dokumen terbaru perusahaan kepada investor menunjukkan bahwa Sony tampaknya telah meninggalkan kebijakan membawa game mereka ke platform PC. Langkah ini menandai berakhirnya era perilisan multiplatform untuk judul-judul utama mereka.
Padahal, sebelumnya tercatat ada sekitar 20 judul game first-party Sony di era PS5 yang sudah masuk ke PC. Kabar mengenai perubahan arah kebijakan ini senada dengan laporan yang diunggah oleh media Gamebrott. Dilansir dari Gamebrott, dokumen investor tersebut memperlihatkan bahwa strategi masa depan perusahaan tidak lagi menyertakan port game PlayStation ke luar platform.
CEO PlayStation, Hideaki Nishino, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai pembagian jenis game dalam sesi wawancara dengan Famitsu. Hideaki Nishino mengungkap bahwa mereka akan merilis game first-party single player hanya untuk konsol PlayStation.
Kebijakan berbeda akan diterapkan untuk jenis permainan yang berfokus pada konten daring. Menurut Hideaki Nishino, game live service akan tetap dirilis secara multi-platform seperti strategi yang berjalan sebelumnya. Informasi ini sekaligus memperkuat laporan yang sempat dirilis oleh Bloomberg beberapa waktu lalu. Laporan tersebut menyatakan bahwa Sony akan kembali memilih jalur eksklusif dalam mengedarkan produk game buatan mereka.
Akibat dari perubahan strategi ini, proyek game mendatang seperti Ghost of Yotei tampaknya akan tetap menjadi game eksklusif untuk konsol PS5. Sony kini mengalihkan fokus mereka pada optimalisasi internal dengan memanfaatkan teknologi baru. Sebagai gantinya, Sony berkomitmen menggunakan AI tools untuk meningkatkan produktivitas. Langkah ini diambil agar para developer bisa lebih fokus membangun dunia permainan yang lebih kaya serta gameplay yang lebih menarik bagi para pemain.