Spanyol Cukur Arab Saudi Empat Gol Tanpa Balas di Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Spanyol memetik kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi dalam pertandingan kedua Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, pada Minggu (21/6) waktu setempat.

Kemenangan telak La Roja dihasilkan melalui gol Lamine Yamal pada menit ke-10, dua gol Mikel Oyarzabal pada menit ke-21 dan ke-24, serta gol bunuh diri Hassan Altambakti pada menit ke-49. Hasil ini menempatkan Arab Saudi di peringkat ketiga klasemen sementara Grup H dengan koleksi satu poin.

Pelatih Arab Saudi Georgios Donis mengakui keunggulan kualitas pemain lawan yang gagal diantisipasi oleh lini pertahanan skuadnya sepanjang pertandingan berlangsung.

"Kami tidak cukup kuat untuk menghentikan Spanyol di sekitar area penalti. Kami melakukan terlalu banyak kesalahan. Ketika pertandingan tidak berjalan dengan baik dan ketika Anda kebobolan tiga gol dengan sangat cepat, Anda merasa tidak aman," kata Donis dikutip dari FIFA.

Donis kemudian memberikan pujian khusus kepada Lamine Yamal yang mencetak gol perdana di Piala Dunia sejak debutnya pada 2023.

"Semua orang dapat melihat bahwa ketika ada pemain seperti Yamal, dengan karakteristik individu dan kemampuan satu lawan satu seperti miliknya, mereka membuat perbedaan. Dia sering melakukan ini di Spanyol dan, seiring dengan peningkatan kebugarannya, dia akan menjadi lebih efektif," tutur Donis.

Di sisi lain, surat kabar Marca melaporkan statistik unik mengenai kedisiplinan Spanyol yang hanya melakukan tiga pelanggaran dalam dua laga perdana melawan Cape Verde dan Arab Saudi, di mana seluruh pelanggaran tersebut berujung kartu kuning.

"Ini bukan lelucon… Mungkin terdengar tidak masuk akal, tapi ini benar adanya. Dalam dua pertandingan yang dilakoni timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 melawan Cape Verde dan Arab Saudi, tim asuhan De la Fuente hanya melakukan tiga pelanggaran saja," tulis surat kabar Marca.

Laporan media tersebut menambahkan bahwa catatan satu pelanggaran Spanyol saat melawan Cape Verde menyamai rekor Piala Dunia 1966, sementara dua pelanggaran kartu kuning didapat Arab Saudi melalui Salem Al-Dossari dan Mohammed Kano, serta satu kartu kuning untuk Pedri dari Spanyol pada masa tambahan waktu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author