Srisun Express Kenakan Biaya Tambahan untuk Minuman Tanpa Gula

Share

Jaringan restoran Srisun Express di Singapura memberlakukan biaya tambahan sebesar 30 sen atau sekitar Rp 4.200 bagi pelanggan yang memilih opsi tanpa gula pada menu minuman tertentu, seperti dilansir dari Detik Food pada Selasa (19/5).

Kebijakan dari restoran yang terkenal dengan menu prata tersebut memicu perbincangan setelah seorang pelanggan membagikan tangkapan layar menu digital. Pada menu itu, Milo biasa dengan label Nutri-Grade D dijual seharga SGD 2,80 atau sekitar Rp 39 ribu, namun dikenakan biaya tambahan saat dikustomisasi menjadi tanpa gula.

Pelanggan bernama Derrick mengaku terkejut dan bingung saat memesan minuman untuk anak-anaknya di cabang restoran yang berlokasi di Serangoon Gardens, Bishan, atau Tampines tersebut.

"Saya tidak mengerti. Secara nasional semua orang sedang bergerak menuju gaya hidup dan pola makan yang lebih sehat, tetapi justru dikenakan biaya tambahan saat memilih minuman yang tidak manis," ujarnya Derrick, Pelanggan.

Pria berusia 37 tahun tersebut mempertanyakan efektivitas kebijakan finansial yang diterapkan oleh pihak manajemen restoran terhadap pilihan konsumsi sehat masyarakat.

"Bagaimana ini bisa masuk akal? Kenapa ini bisa memotivasi saya untuk memilih opsi yang lebih sehat?" tutur Derrick, Pelanggan.

Pihak Srisun Express memberikan penjelasan bahwa kebijakan ini hanya berlaku untuk minuman yang secara standar menggunakan susu kental manis, seperti Milo, Horlicks, dan Teh Cino. Guna mengganti tekstur creamy dan rasa tanpa susu kental manis yang tinggi gula, restoran memakai susu evaporasi yang memicu perubahan biaya penyajian.

"Dengan kenaikan biaya bahan dan operasional yang terus berlangsung, tambahan biaya SGD 0,30 membantu kami menutupi kenaikan biaya bahan sambil tetap menjaga kualitas dan konsistensi minuman," jelas juru bicara Srisun Express.

Manajemen menegaskan tambahan biaya tidak berlaku untuk minuman yang sejak awal dibuat tanpa susu, seperti Teh O atau Kopi O. Masalah belum munculnya biaya ini di aplikasi Grab diklaim terjadi karena kendala teknis yang sedang diperbaiki.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author