Suporter Jerman dan Pantai Gading Padati Toronto Jelang Piala Dunia

Share

Ribuan pendukung tim nasional Jerman dan Pantai Gading berkumpul di Toronto pada Sabtu sore, 20 Juni 2026, menjelang pertandingan ketiga Piala Dunia FIFA 2026 di kota tersebut. Pertemuan kedua tim dalam penyisihan Grup E ini memicu antusiasme besar di sepanjang area tepi air Toronto.

Pihak kepolisian memperkirakan sekitar 5.000 orang ikut serta dalam aksi jalan bersama yang meriah di bawah langit cerah. Kegembiraan para pendukung tersebut mewarnai sudut-sudut kota yang menjadi salah satu tuan rumah turnamen akbar ini.

Anja Duess, seorang warga keturunan Jerman yang telah tinggal di Toronto selama lebih dari 20 years, menyatakan rasa kagumnya terhadap atmosfer kota yang belum pernah ia saksikan sebelumnya. Ia berencana menikmati pertandingan dari festival khusus untuk para penggemar.

"It’s just such an amazing experience. Soccer has really ignited some new passion in Toronto, and in Canada overall," ujar Anja Duess, salah satu pendukung timnas Jerman.

Sementara itu, kendala aturan setempat sempat dirasakan oleh beberapa pendukung yang datang langsung dari Eropa. Dua penggemar asal Cologne yang membawa replika trofi Piala Dunia memuji keramahtamahan Toronto, meski sedikit kecewa dengan larangan minum alkohol di jalanan.

"The atmosphere is very good but it’s too less beer," kata Alex Manek, pendukung asal Jerman.

Di sisi lain, pendukung Pantai Gading juga bersiap memenuhi Toronto Stadium dengan atribut bendera oranye, putih, dan hijau mereka. Berdasarkan laporan The Canadian Press, para suporter merasa sangat gembira karena Toronto terpilih menjadi lokasi penyelenggaraan kompetisi ini.

"There’s so much fun going on in the city and it’s just the best," tutur Aurelie Ktakto, pendukung Pantai Gading.

Kekuatan lini serang Jerman yang diunggulkan akan menghadapi Pantai Gading yang datang dengan modal kemenangan 1-0 atas Ekuador pada laga pembuka 14 Juni lalu. Tim berjuluk Les Elephants tersebut kembali berlaga di Piala Dunia setelah absen selama 12 tahun sejak penampilan terakhir mereka pada rentang 2006 hingga 2014.

Kesiapan skuad Pantai Gading juga mendapat dorongan besar setelah penyerang Elye Wahi diizinkan memasuki wilayah Kanada. Sebelumnya, ketersediaan pemain berusia 23 tahun itu sempat dipertanyakan akibat adanya proses penyelidikan terkait dugaan pelanggaran taruhan di Prancis.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author