Take-Two Interactive Catat Pendapatan 1,58 Miliar Dolar AS
Arus kas Take-Two Interactive selama ini sangat bergantung pada beberapa game blockbuster berumur panjang yang didukung oleh investasi berulang dari para pemain. Dilansir dari Gamebrott, perusahaan baru saja menggelar rapat keuangan pada awal Mei 2026 untuk mengevaluasi kinerja kuartal pertama tahun kalender ini.
Hasil rapat tersebut menunjukkan pencapaian yang melampaui ekspektasi Wall Street. Perusahaan sukses membukukan total pendapatan sebesar 1,58 miliar dolar AS. Performa kuat dari game lama seperti Grand Theft Auto V dan NBA 2K menjadi penopang utama pencapaian tersebut.
Manajemen kini telah mengungkap rencana strategis untuk beberapa tahun ke depan. Laporan finansial terbaru menunjukkan bahwa perusahaan sedang mempersiapkan delapan game sekuel. Selain itu, ada tujuh game lain berupa remake, remaster, atau ekspansi platform baru yang dijadwalkan rilis hingga 2029.
Grand Theft Auto VI menjadi pusat dari seluruh deretan game baru tersebut. Jadwal rilis untuk game open-world kriminal ini telah resmi dikunci pada 19 November mendatang.
Para pemain juga mengharapkan kehadiran Red Dead Redemption 2 di konsol generasi terbaru dengan frame-rate yang lebih tinggi. Game Mafia 2 juga ramai diperbincangkan karena diduga akan mendapatkan pembaruan visual secara menyeluruh di tangan Hangar 13.
Spekulasi mengenai pembaruan visual ini semakin menguat di kalangan komunitas. Hal tersebut terjadi karena Remedy Entertainment saat ini tengah bekerja sama dengan Rockstar untuk menggarap versi remake dari dua game Max Payne pertama.
Pengembangan Tiga IP Game Baru
Langkah berani juga diambil oleh perusahaan dengan menghadirkan tiga IP baru di samping memperbarui seri klasik yang menggiurkan secara finansial. Dua dari tiga IP baru tersebut saat ini telah diungkap ke publik.
Proyek pertama adalah Judas, sebuah game FPS yang digarap oleh Ghost Story Games di bawah arahan Ken Levine. Proyek kedua adalah Project ETHOS, sebuah game shooter multiplayer free-to-play yang sedang dikembangkan oleh studio 31st Union.
Satu game ketiga saat ini masih dirahasiakan sepenuhnya oleh pihak manajemen. Namun, publisher asal Amerika Serikat tersebut menegaskan bahwa game rahasia itu dirancang untuk bersaing di level yang sama dengan game-game unggulan mereka lainnya.