Kenali Tanda Akun WhatsApp Disadap dan Cara Mengamankannya
Penyadapan akun WhatsApp dapat terjadi tanpa disadari oleh para penggunanya. Pelaku kejahatan umumnya memanfaatkan fitur perangkat tertaut, pencurian kode OTP, hingga akses langsung ke perangkat korban untuk mengambil alih akun tersebut. Dilansir dari Bloomberg Technoz, pengguna penting untuk mengenali sejumlah tanda yang mengindikasikan akun WhatsApp sedang diakses oleh pihak lain.
Ada beberapa indikasi yang menunjukkan bahwa akun WhatsApp Anda sedang dalam penguasaan pihak lain.
Pertama, pengguna menerima kode OTP yang tidak diminta. Kode verifikasi yang tiba-tiba dikirim oleh WhatsApp padahal Anda tidak sedang login menjadi tanda ada pihak lain yang mencoba mengakses akun Anda.
Kode verifikasi ini bersifat rahasia dan tidak boleh dibagikan kepada siapa pun. Kedua, pesan sudah terbaca padahal belum dibuka.
Apabila terdapat pesan dengan status sudah dibaca atau percakapan yang berubah tanpa diketahui, hal itu mengindikasikan adanya akses dari perangkat lain. Ketiga, muncul aktivitas tidak dikenal di dalam akun. Perubahan foto profil, status, atau pengiriman pesan yang tidak pernah dilakukan pengguna patut dicurigai sebagai aktivitas tidak sah.
Keempat, akun WhatsApp keluar sendiri dari perangkat.
Jika akun tiba-tiba logout tanpa alasan jelas, kemungkinan pihak lain telah berhasil login menggunakan nomor yang sama. Kelima, kondisi baterai dan data internet cepat habis. Aktivitas penyadapan atau aplikasi berbahaya yang berjalan di latar belakang dapat menyebabkan konsumsi baterai dan data internet meningkat secara tidak wajar.
Cara Mengecek dan Mengamankan Akun
Pengguna dapat memeriksa perangkat yang memiliki akses ke akun WhatsApp secara berkala.
Langkah pemeriksaan dilakukan dengan membuka WhatsApp, lalu pilih menu Pengaturan. Setelah itu, masuk ke menu Perangkat Tertaut dan periksa daftar perangkat yang sedang aktif.
Jika terdapat perangkat yang tidak dikenali, segera pilih perangkat tersebut dan lakukan logout. Untuk meningkatkan keamanan akun, pengguna disarankan mengaktifkan verifikasi dua langkah.
Selain itu, jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun dan rutin memeriksa perangkat tertaut. Penggunaan kata sandi serta fitur keamanan pada perangkat juga sangat membantu mengurangi risiko penyalahgunaan akun oleh pihak tidak bertanggung jawab.