Pemerintah Targetkan Sekolah Rakyat Pasuruan Beroperasi Juli 2026
Pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur memasuki tahap akhir untuk dikejar agar bisa beroperasi pada 14 Juli 2026 mendatang. Dilansir dari Detikcom, proyek infrastruktur pendidikan yang digarap oleh PT Nindya Karya ini menunjukkan perkembangan signifikan pada pertengahan Juni 2026. "Secara realistis Juli kita kejar," ujar Site Engineer Manager PT Nindya Karya Deska dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).
Deska menyampaikan hal tersebut terkait progres pembangunan SR di Purworejo, Kota Pasuruan yang telah rampung 80,921 persen per Rabu, 17 Juni 2026. Fasilitas seperti ruang kelas, asrama, hingga tangga Ramp dan Guiding Block untuk disabilitas sudah terpasang.
"Progres (pembangunan) sudah mencapai 82,28 persen per hari ini," jelas Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Mahendra. Untuk mengejar target di Desa Lajuk, Kabupaten Pasuruan tersebut, Mahendra mengerahkan sebanyak 1.408 pekerja dengan durasi kerja 16 jam sehari.
"(Dari) sisi fisik bangunan luar biasa, Alhamdulillah," ucap Kepala Sekolah SRMP 28 Kota Pasuruan, Yuli Prihatini. Yuli menambahkan bahwa jadwal perpindahan guru, tenaga pendidik, dan 50 siswa SMP serta 270 siswa baru menuju lokasi permanen di Purworejo telah disiapkan.
"Tanggal 11 Juli pindahan, semoga mulai bisa tempati asrama, sekolah, dan kantin," harap Kepala Sekolah SRT 48 Kabupaten Pasuruan Iqbal Tawakal dan Kepala Sekolah SRT 3 Pasuruan Julianto. Pihak sekolah bersyukur atas kelancaran pembangunan dan siap memboyong warga sekolah menjelang agenda Open House serta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan melibatkan total 240 siswa. "Tinggal kemudian mengawal fase krusial transisi operasional dari sekolah rakyat rintisan ke sekolah rakyat permanen," pungkas Tenaga Ahli Menteri Sosial Fajar WH.