Tee Kai Wun Keracunan Makanan Man Wei Chong Batal Tampil

Share

Ganda putra Malaysia Man Wei Chong/Tee Kai Wun terpaksa mengundurkan diri dari babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026 di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Kamis (20/8/2026) akibat Tee Kai Wun mengalami keracunan makanan. Masalah kesehatan tersebut membatalkan laga derbi Malaysia melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Pelatih kepala ganda putra Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Herry Iman Pierngadi, mengonfirmasi bahwa Kai Wun sempat menderita demam tinggi serta kondisi fisik yang sangat lemas sebelum pertandingan dimulai.

"Kai Wun Tee mengalami keracunan makanan dan mulai demam hari ini, dia juga diare dan tidak bisa pulih tepat waktu," ucap Herry IP, dilansir dari laman NST.

Keputusan mundur ini menghentikan langkah pasangan peringkat 11 BWF tersebut lebih awal, padahal mereka berada dalam pemantauan intensif tim kepelatihan.

"Sangat disayangkan Man/Tee harus menyerah tanpa bertanding," tuturnya menambahkan.

Mundurnya Man/Tee memberikan keuntungan otomatis bagi Aaron Chia/Soh Wooi Yik untuk melenggang langsung ke babak perempat final. Chia/Soh dijadwalkan bertanding melawan ganda putra China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi.

Selain Chia/Soh, pasangan independen Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani juga melangkah ke perempat final untuk menantang ganda putra nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won-hoo/Seo Seung-jae. Sementara itu, Indonesia menyisakan wakil lewat Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang berhadapan dengan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan dari Taiwan.

Sebelum insiden keracunan terjadi, Kai Wun sempat menyayangkan hasil undian di New Delhi karena berpotensi bertemu rekan satu negara akibat penurunan peringkat BWF di luar delapan besar dunia.

"Untuk saat ini, kami menjalaninya langkah demi langkah," kata Kai Wun dikutip Juara.net dari The Star.

Pasangan Man/Tee baru kembali dipasangkan setelah sempat terpisah akibat regulasi turnamen dan cedera yang dialami Man Wei Chong pada April lalu.

"Kami bisa saja menghadapi rekan satu tim kami sendiri di babak ketiga, jadi kami hanya perlu bermain dengan baik," jelas Kai Wun.

Penurunan peringkat dunia membuat potensi laga antar sesama wakil Malaysia di babak awal Kejuaraan Dunia menjadi hal yang tidak terhindarkan.

"Agak disayangkan karena saat ini kami tidak berada di delapan besar," lanjutnya.

Sektor ganda putra Malaysia sendiri tengah menjalani skema perombakan pasangan oleh tim pelatih demi menemukan formulasi kombinasi terbaik.

"Jadi, kita lihat saja nanti. Tentu saja, ada sedikit penyesalan," jelasnya.

Meski sempat terpisah, komunikasi dan chemistry antar pemain diklaim tetap terjaga dengan baik karena intensitas latihan bersama di pelatnas.

"Saya rasa tidak apa-apa karena kami sudah lama tidak bermain di turnamen bersama karena dia cedera, tetapi saya pikir komunikasi di antara kami masih terjaga," ucap Kai Wun.

Proses pemulihan fisik dan stamina sempat menjadi fokus utama mereka sebelum dipastikan batal tampil di babak 16 besar.

"Saya rasa tidak banyak yang berubah karena kami masih berlatih bersama," ungkap Kai Wun.

Kai Wun sempat berharap bisa memberikan performa maksimal dalam penampilan mereka di panggung dunia kali ini.

"Hanya saja kami tidak tahu bagaimana jalannya pertandingan di turnamen nanti," tuturnya.

Target utama mereka sebelum mengundurkan diri adalah menumpahkan seluruh kemampuan terbaik di lapangan.

"Saya hanya berharap kami tidak bermain terlalu buruk," katanya.

Komitmen tinggi dipatok sebagai standar performa ganda putra Malaysia tersebut.

"Yang terpenting adalah mengeluarkan semua kemampuan yang kami miliki," pungkasnya.

Di sisi lain, Kejuaraan Dunia 2026 juga dirancang Herry IP sebagai ajang reunifikasi sementara bagi Aaron Chia/Soh Wooi Yik sebelum nantinya dipisah kembali pada turnamen mendatang.

"Aaron dan Wooi Yik telah bermain dengan pasangan yang berbeda dan telah lama berpisah…," kata Herry dikutip Juara.net dari The Star.

Kembalinya duet Chia/Soh di ajang ini diharapkan mampu menghadirkan dorongan motivasi baru untuk mencatatkan prestasi.

"Mungkin akan ada motivasi baru saat mereka bertemu kembali hanya untuk satu kali ini di kejuaraan dunia," ujar Herry.

Persiapan teknis pasangan juara dunia 2022 tersebut dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala selama sesi latihan resmi.

"Mereka telah berlatih bersama dan semuanya tampak normal karena mereka sudah terbiasa satu sama lain," tambahnya.

Herry berharap partisipasi Chia/Soh di ajang ini dapat menjadi penutup manis dalam perjalanan duet mereka.

"Saya berharap dapat menjadikan penampilan terakhir mereka sebagai pasangan di kejuaraan dunia ini sememorable mungkin," jelasnya.

Kenyamanan serta Kesiapan fasilitas di lokasi penyelenggaraan turut menjadi perhatian utama pelatih asal Indonesia tersebut.

"Ini adalah Kejuaraan Dunia dan saya yakin sepenuhnya bahwa tuan rumah akan memperhatikan setiap detail," ucap Herry.

Fasilitas arena diharapkan mampu menunjang performa seluruh atlet secara maksimal selama Kejuaraan Dunia berlangsung.

"Mereka akan memastikan tempat penyelenggaraan menyediakan fasilitas terbaik bagi para pemain," pungkasnya.

Langkah perombakan ganda putra Malaysia sebelumnya mendapat dukungan dari Presiden BAM Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz setelah perombakan Tee Kai Wun/Yap Roy King berhasil meraih gelar di Korea Masters 2026.

"Saya tahu ketika tim pelatih memutuskan untuk merombak beberapa pasangan ganda putra nasional, banyak orang mempertanyakan langkah tersebut. Sebagian juga belum yakin, terutama ketika hasil awal tidak terlalu menggembirakan," katanya, dikutip dari The Star Malaysia oleh Upplan.sg.

Rangkaian pertandingan babak perempat final Kejuaraan Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Jumat (21/8/2026) mulai pukul 12.00 WIB.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author