Telkom University Surabaya Bekali Ratusan Pelajar Menjadi Pemimpin Masa Depan

Share

Ratusan pelajar SMA, SMK, dan MA sederajat dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati Aula Utama Telkom University Kampus Surabaya dalam gelaran East Java Student Leader Summit (EJSLS) 2026 pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Acara yang mengusung tema "Ready for What's Next: From Youth to Future Leader" ini dirancang sebagai wadah pengembangan diri untuk memperkuat karakter, membangun kepercayaan diri, memperluas jejaring, serta menumbuhkan semangat kepemimpinan sejak dini.

Ketua TP PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, hadir sebagai pembicara kunci dalam sesi talkshow interaktif untuk memotivasi para peserta agar bersiap menjadi pemimpin yang adaptif dan berintegritas tinggi.

"Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa Sulawesi dalam menjaga eksistensi budaya lokal di tengah perkembangan zaman, sekaligus menjadi ruang ekspresi budaya bagi mahasiswa rantau di lingkungan Telkom University," ujarnya.

Fathier menambahkan bahwa Parade Budaya ini diselenggarakan dengan mengusung semangat persatuan, pelestarian budaya, serta pengenalan keberagaman etnis Sulawesi kepada masyarakat umum.

"Budaya adalah identitas yang tidak boleh hilang oleh waktu. Selama masih ada yang menjaga, budaya akan tetap hidup dan diwariskan," pungkasnya.

Arumi Bachsin menjelaskan bahwa posisi anak muda di era modern telah bergeser menjadi aktor utama dalam roda pembangunan nasional yang memiliki potensi luar biasa sebagai motor penggerak perubahan.

"Kita adalah pemimpin yang menentukan jalan hidup kita sendiri. Anak muda adalah aset terbesar bangsa. Mereka bukan hanya penerus, tetapi juga penggerak perubahan yang memiliki energi, kreativitas, dan semangat untuk membawa Indonesia menjadi jauh lebih maju," ujar Arumi Bachsin, Ketua TP PKK Jawa Timur.

Arumi juga mengingatkan para pelajar agar tidak terlalu mengkhawatirkan masa depan secara berlebihan, melainkan fokus memberikan upaya terbaik dalam setiap tahapan kehidupan yang sedang dilalui.

"Jangan pernah takut gagal karena kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Dari kegagalan, keberanian kita untuk melangkah justru semakin besar," kata Arumi Bachsin, Ketua TP PKK Jawa Timur.

Menurut Arumi, indikator kepemimpinan yang ideal di tengah dinamika dunia yang berubah cepat harus ditopang oleh kekuatan karakter, empati sosial yang tinggi, serta kelenturan kolaborasi.

"Withka penegasan dukungan dari berbagai pihak, generasi muda Indonesia diyakini akan mampu menjadi pemimpin masa depan yang membawa kemajuan dan martabat agung bagi bangsa dan negara," imbuhnya.

Direktur Telkom University Surabaya, Dr. Mohammad Yanuar Hariyawan, S.T., M.T., menyatakan dukungannya terhadap penggodokan karakter kepemimpinan yang idealnya sudah diintervensi sejak bangku sekolah menengah.

"Melalui EJSLS, kami ingin menekankan lima hal penting: membangun karakter, rasa percaya diri, kemampuan berpikir kritis, inovasi, dan kolaborasi. Lima hal ini adalah bekal wajib di era yang terus berubah dengan cepat," ujarnya.

Mohammad Yanuar menambahkan bahwa intervensi sejak dini penting agar para siswa tidak gagap saat menghadapi transisi masa depan yang semakin kompleks.

"Tidak perlu banyak teori, tetapi yang paling krusial adalah bagaimana kita melatih mereka dalam membangun jejaring (networking), membentuk karakter yang kuat, menciptakan sinergi kolaborasi, serta mengasah cara berpikir kritis (critical thinking). Hal-hal inilah yang akan menjadi bekal paling berharga untuk masa depan anak-anak kita," pungkas Mohammad Yanuar, Direktur Telkom University Surabaya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sidoarjo dan Surabaya, Dr. Kiswanto, S.Pd., M.Pd., menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret mempersiapkan generasi penerus bangsa.

"Kegiatan seperti EJSLS ini adalah bukti nyata bahwa kita ingin memberikan bekal terbaik bagi anak kita, sebagai langkah untuk menyiapkan indonesia emas 2045 yang mana mereka lah yang akan akan menjadi tokoh di dalamnya." ungkap Dr. Kiswanto, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sidoarjo dan Surabaya.

Acara EJSLS 2026 turut dimeriahkan oleh penampilan grup musik Coldiac sebagai bintang tamu utama dan diselenggarakan bersamaan dengan Market Day Telkom University Surabaya.

Market Day tersebut menghadirkan 11 booth pameran program studi, 3 booth Center of Excellence, serta 65 booth mahasiswa yang terdiri dari 14 booth non-kuliner dan 51 booth kuliner di halaman utama kampus.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author