Timnas HOK Indonesia Antisipasi Perubahan Meta Jelang Asian Games 2026

Share

Tim nasional esports Honor of Kings (HOK) Indonesia mulai mengantisipasi pergeseran strategi permainan atau meta menjelang babak utama Asian Games 2026 setelah menyelesaikan babak kualifikasi di Malaysia pada Kamis (18/6/2026).

Langkah antisipasi tersebut diambil demi mempertahankan performa impresif skuad Merah Putih yang sebelumnya menyapu bersih kualifikasi dengan rekor 6-0 tanpa kehilangan satu gim pun. Dilansir dari ANTARA, Indonesia tampil dominan atas Mongolia, Uzbekistan, dan Pakistan dengan mencatatkan total 77 kills tanpa sekalipun tumbang.

Pelatih kepala timnas esports Indonesia, Richard Permana, mengungkapkan rasa syukur atas kerja keras seluruh elemen dan dukungan yang diberikan dari berbagai pihak selama masa persiapan mandiri.

"Kami sangat bersyukur tim pelatih sangat proaktif merajut tim ini, dan kami apresiasi pimpinan PBESI yang telah dua kali memberikan support agar mereka dapat melangsungkan pelatnas mandiri," kata Richard Permana, Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia.

Richard juga menyampaikan apresiasi kepada pihak manajemen klub asal para atlet serta penerbit gim yang turut menyukseskan debut timnas HOK ini di ajang multicabang olahraga terbesar di Asia tersebut.

"Tak lupa terima kasih kepada pihak manajemen klub OG atas dukungannya, serta kepada Timi selaku game publisher dan klub esports RRQ, Vesakha, serta Kagendra yang menaungi para atlet timnas HOK di debutnya pada multievent kali ini." ujar Richard Permana, Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia.

Selama pelatnas, performa para pemain dinilai melampaui standar tim pelatih hingga mampu mendekati level kompetisi tertinggi dunia, yakni King Pro League (KPL) China. Kendati demikian, evaluasi berkala tetap dilakukan untuk menghadapi perubahan strategi ke depan.

"Kami akan selalu mencari peningkatan karena ada potensi pergeseran meta yang nantinya bisa menjadi tantangan. Kami perlu melihat dan mengonfirmasi perkembangan itu lebih lanjut," ujar Richard Permana, Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia.

Sebagai bagian dari persiapan non-teknis, tim kepelatihan menyusun rencana program pemusatan latihan di luar negeri demi menambah jam terbang internasional para atlet.

"Untuk deep practice ke international training camp, ada di dalam rencana kami, namun eksekusinya membutuhkan dukungan berbagai pihak," kata Richard Permana, Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia.

Selain program latihan internasional, Richard juga menekankan pentingnya penguatan mental atlet karena peta persaingan di babak utama diprediksi akan jauh lebih berat dengan China dan Malaysia sebagai rival terkuat.

"Pemupukan mental bagi tim ini reguler kami berikan," ujar Richard Permana, Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia.

Skuad timnas HOK Indonesia diisi oleh Iqbal Khan, Drensen, Emanuel Hendo Paska, Agung Budi Prasetyo, Neville Garrick, dan Muh Naufal Aushaf Mahfuzh, dengan didampingi asisten pelatih M. Ilham Bahrul Hadi serta pelatih Glen Richard Pangalila.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author