Timnas Indonesia Bidik Piala Dunia 2030 Lewat Tambahan Pemain Naturalisasi
Misi besar Timnas Indonesia untuk tampil di panggung Piala Dunia terus berjalan lewat penambahan jajaran pemain naturalisasi berbakat.
Setelah gagal menembus Piala Dunia 2026, Indonesia kini mengalihkan fokus utama untuk membidik tiket Piala Dunia 2030.
Dikutip dari Bola, pencapaian Skuad Garuda pada babak kualifikasi sebelumnya tergolong impresif dengan berhasil melangkah sampai putaran keempat zona Asia.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari langkah akselerasi naturalisasi yang digagas PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir selaku ketua umum.
Sejumlah nama seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Justin Hubner, Kevin Diks, Emil Audero, Ole Romeny, Joey Pelupessy, dan Nathan Tjoe-A-On telah menjadi pilar inti dalam susunan pemain.
Kini, bersama nakhoda anyar John Herdman, Timnas Indonesia membawa ambisi baru untuk mencatatkan sejarah lolos ke Piala Dunia 2030.
Di bawah arahan John Herdman, performa Skuad Garuda menunjukkan grafik positif selama ajang FIFA Series pada Maret lalu serta laga FIFA matchday terbaru.
Berkat dua kemenangan meyakinkan atas Oman dan Mozambik, peringkat FIFA Indonesia melonjak cukup signifikan dari posisi 122 ke peringkat 118.
Dalam waktu dekat, John Herdman dijadwalkan memimpin pasukannya untuk mengarungi dua turnamen bergengsi, yakni Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup.
Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut terus mematangkan kesiapan tim agar dapat tampil lebih solid serta kompetitif di lini depan.
Persiapan ini mendapat dorongan segar melalui kehadiran dua pemain naturalisasi muda berposisi penyerang, Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Luke Vickery yang berumur 20 tahun saat ini memperkuat klub Australia, Macarthur FC, sedangkan Mitchell Baker yang berusia 19 tahun bermain untuk Colorado Rapids di Major League Soccer, Amerika Serikat.
Tidak berhenti di situ, John Herdman juga akan mendapat tambahan dua pemain naturalisasi lain, yaitu Laurin Ulrich dan Dean Zandbergen.
Laurin Ulrich merupakan gelandang serang berumur 21 tahun milik FC Magdeburg di kasta kedua Liga Jerman, sementara Dean Zandbergen adalah penyerang 24 tahun asal klub VV-Venlo di divisi dua Belanda.
Proyeksi Jangka Panjang Skuad Garuda
Rencana kedatangan para pemain baru ini mendapat perhatian dari pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan.
Pria yang akrab disapa Bung Ropan tersebut mengungkapkan bahwa PSSI sejatinya sudah lama memantau situasi Laurin Ulrich untuk masuk daftar naturalisasi.
"Kali ini saya akan bicara soal Laurin Ulrich. Kenapa saya bicara dia? Karena memang sudah sejak lama nama ini digembor-gemborkan bahwa dia menjadi salah satu bidikan untuk masuk di dalam kloter naturalisasi berikutnya setelah Luke Vickery dan Mitchell Baker," kata Ropan via kanal YouTube Bung Ropan.
"Banyak juga memang yang bertanya setelah Vickery dan Baker siapa lagi yang akan menyusul dan saya rasa yang paling dekat ke depan adalah Laurin Ulrich. Dia bermain di Stuttgart yang dipinjamkan ke FC Magdeburg. Masih 21 tahun dan ini bagus karena John Herdman megang timnas U-23 juga selain timnas senior," imbuh Ropan.
Kehadiran para pemain diaspora ini diproyeksikan tidak hanya memperkuat tim senior, namun juga memberikan dampak besar bagi kedalaman skuad Timnas U-23.
"Jadi kita akan sangat kuat karena kita sudah punya Mathew Baker dan ada juga Doni Try Pamungkas. Kita punya Marcelino Ferdinan juga. Jadi memang banyak pemain-pemain kita yang bisa ditampilkan nanti di U-23 oleh John Herdman," ujar Ropan.
Laurin Ulrich sendiri dinilai memiliki rekam jejak mumpuni karena pernah memperkuat tim nasional muda Jerman di berbagai kelompok umur.
"Dia sudah bermain dari timnas U-17 Jerman, timnas U-18, U-19, serta U-20. Dia memang ada keinginan dan tertarik untuk menjadi warga negara Indonesia tapi tentunya harus berpikir dengan matang," ujar Ropan.
Jika seluruh proses administrasi berjalan lancar, Laurin Ulrich berpeluang besar untuk ambil bagian dalam ajang FIFA ASEAN Cup yang bergulir mulai 21 September serta Piala Asia 2027.
"Ini kalau semua mulus dan lancar. Dua tambahan lagi dalam waktu dekat adalah Dean Zandbergen yang bermain di VV-Venlo. Dia mencetak 15 gol pada musim kemarin. Sangat gacor di lini depan dan kita akan tunggu Dean Zandbergen pasti sedang menanti untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia," kata Ropan.