Timnas Indonesia Berpotensi Tambah Dua Pemain Naturalisasi Baru
Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan tambahan kekuatan baru melalui jalur naturalisasi pemain keturunan. Seperti dikutip dari Bola, proses perpindahan kewarganegaraan untuk dua pemain, Luke Vickery dan Mitchell Baker, telah resmi rampung. Setelah kedua nama tersebut selesai, skuad Garuda dikabarkan segera kedatangan dua pemain keturunan lainnya.
Informasi tersebut diungkapkan oleh Noor Korompot selaku Staf Khusus Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas.
Dua pemain baru itu disebut menjadi bagian dari gelombang kedua program naturalisasi di bawah arahan pelatih John Herdman. Walau identitas resmi mereka masih dirahasiakan, laporan yang beredar menyatakan satu pemain berasal dari Jerman dan satu lainnya dari Belanda.
Langkah cepat yang diambil oleh Indonesia ini ternyata menarik perhatian besar dari media asing menjelang Piala AFF 2026. Media asal Vietnam, Soha, menilai kehadiran talenta keturunan baru ini sebagai sinyal waspada bagi negara-negara pesaing di Asia Tenggara.
"Tim nasional Indonesia akan memiliki lebih banyak pemain naturalisasi asal Jerman dan Belanda, yang menimbulkan kekhawatiran bagi tim Vietnam," tulis Soha dalam laporannya, Rabu (17/6/2026). "Sebelumnya, dua pemain, Luke Vickery dan Mitchell Baker, telah secara resmi menyelesaikan seluruh prosedur untuk memperoleh kewarganegaraan Indonesia, sehingga mereka memenuhi syarat sepenuhnya untuk bermain di Piala AFF 2026." "Luke Vickery adalah seorang penyerang berusia 20 tahun yang telah tampil dalam beberapa pertandingan bersama tim U-19 Australia. Sementara itu, Mitchell Baker juga lahir di Australia namun memiliki keturunan Indonesia," lanjutnya.
Persaingan Sengit di Grup A Piala AFF 2026
Kekhawatiran yang dirasakan oleh tim rival dinilai cukup beralasan melihat peta persaingan turnamen regional mendatang.
Timnas Vietnam dan Timnas Indonesia berada di dalam grup yang sama untuk fase awal kompetisi. Kedua tim menempati Grup A Piala AFF 2026 bersama dengan Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Turnamen sepak bola bergengsi di Asia Tenggara ini dijadwalkan bergulir mulai tanggal 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Laga antara Indonesia dan Vietnam diprediksi akan menjadi salah satu partai krusial dalam perebutan tiket ke fase gugur.
"Jelas bahwa tim nasional Indonesia masih secara aktif menerapkan strategi naturalisasi untuk memperkuat tim-tim nasionalnya (termasuk tim U-23). Langkah ini menjadi tantangan besar bagi para pesaingnya, termasuk tim nasional Vietnam," "Timnas Vietnam dan Indonesia akan saling berhadapan sejak babak penyisihan grup Piala AFF 2026. Indonesia juga kemungkinan besar akan menjadi rintangan terbesar dalam perjalanan tim asuhan pelatih Kim Sang-sik untuk mempertahankan gelar juara regional," tutup Soha.