Timnas MMA Indonesia Amankan Tiket Kualifikasi Asian Games 2026

Share

Tiket kualifikasi menuju Asian Games 2026 di Nagoya dan Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) 2026 di Riyadh resmi diamankan oleh tim nasional Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia. Kepastian ini diperoleh usai skuad Garuda menempati peringkat ketujuh Asia dalam Kejuaraan Asia MMA 2026 yang digelar di Tashkent, Uzbekistan, pada 22 sampai 24 Mei 2026.

Indonesia menempati posisi ketujuh bersama Arab Saudi dari total 23 negara peserta, sekaligus menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara di peringkat tujuh besar. Sebanyak 13 atlet nasional telah mendarat kembali di tanah air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (26/5/2026) dengan membawa pulang total tujuh medali.

Satu-satunya medali emas kategori senior dipersembahkan oleh Novia Pesik pada nomor Modern MMA 49 kg putri, sedangkan Lukas Oliver Lubis Sedlak menyumbang satu medali perak dari nomor U18 Traditional MMA 65 kg Boys. Lima medali perunggu lainnya diraih oleh Manayra Maritza Hersianti Siagian, Vallensia Fahira Hotmauli, Dwi Ani Retno Wulan, Panca Julian Saputra, dan Ananda Wahyu Setyo Prabowo. Empat atlet lain, yaitu Gibran Alfarizi, Yosua Pratama Purba, Firman Muharram Syach, dan Yusni Nurhayati Hutasoit, menembus posisi lima besar.

Sekretaris Jenderal PB Pertacami Rafiq Radinal memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan para atlet dalam memenuhi target medali sekaligus mengamankan tiket kualifikasi kejuaraan multievent mendatang.

"Hari ini kita menyambut atlet-atlet MMA yang berjumlah 13 orang dari Uzbekistan yang dikirim ketua kita Tommy Paulus Hermawan. Kita mampu memenuhi target disana dengan raihan tujuh medali. Ajang ini juga menjadi kualifikasi ke Asian Games dan AIMAG (Asian Indoor and Martial Arts Games). Jadi prestasinya sudah bagus dan mudah-mudahan bisa lebih baik lagi," ujar Rafiq Radinal, Sekjen PB Pertacami.

Peningkatan aspek teknis dan fisik para atlet selama bertanding di atas matras juga mengundang kepuasan dari Ketua Umum PB Pertacami Tommy Paulus Hermawan. Pihak federasi menilai daya tahan dan teknik permainan atlet Indonesia tampil semakin matang.

“Para Atlet sudah berjuang dengan tampil prima di Tashkent, kami melihat perkembangan yang sangat positif dari sisi performa, daya tahan mereka serta teknik atlet-atlet Indonesia tampil semakin matang, khususnya dalam aspek grappling, transisi dari striking menjadi permainan grappling, serta kontrol waktu saat pertandingan," kata Tommy Paulus Hermawan, Ketua Umum PB Pertacami.

Hasil di Tashkent kini diplot oleh PB Pertacami sebagai rujukan evaluasi penting untuk menghadapi rangkaian kalender kompetisi internasional yang padat di sepanjang tahun 2026.

"Mereka mampu beradaptasi dengan tempo dan karakter lawan-lawan dari berbagai negara negara Asia. Hasil ini menjadi bahan evaluasi dan persiapan kami menuju Asian Games, AIMAG, GAMMA Continental Championships, dan GAMMA World Championships 2026," lanjut Tommy Paulus Hermawan, Ketua Umum PB Pertacami.

Kesuksesan membawa pulang medali emas dirasakan sangat emosional bagi Novia Pesik setelah ia berhasil membalas kekalahannya dari lawan yang sama pada partai puncak di turnamen terdahulu.

"Puji Tuhan, saya sangat bangga bisa mengibarkan bendera merah putih di negeri orang. Perjuangan saya melewati latihan yang diberikan berbuah manis. Saya sebelumnya pernah kalah di partai puncak dengan lawan saya di final ini. Puji Tuhan saya bisa membalasnya kali ini. Saya belajar banyak dari pertarungan sebelumnya. Persiapan kami selama dua bulan berjalan dengan baik," kata Novia Pesik, Atlet Timnas MMA Indonesia.

Di sisi lain, perjuangan berat harus dilewati oleh Ananda Wahyu Setyo Prabowo yang terpaksa bertanding dengan kondisi cedera lebam parah pada area mata akibat benturan kepala di fase perempat final.

"Untungnya saya masih bisa menang lawan Taiwan itu. Tapi di semifinal, luka di mata saya ini mengganggu pengelihatan sehingga saya kalah melawan atlet Kirgistan. Saya kena satu pukulan pertama langsung blur pengelihatan. Makanya cuma dapat perunggu," papar Ananda Wahyu Setyo Prabowo, Atlet Timnas MMA Indonesia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author