Tragedi Kegworth Air Disaster Terjadi Akibat Pilot Salah Matikan Mesin Pesawat
Kecelakaan memilukan terjadi pada pesawat Boeing 737 milik maskapai British Midland Penerbangan 92 pada 8 Januari 1989. Peristiwa yang dikenal sebagai tragedi Kegworth Air Disaster ini dipicu oleh kesalahan fatal pilot yang salah menekan tombol mesin. Seperti dilansir dari Detikcom, pesawat tersebut jatuh menghantam tanggul jalan tol M1 di Leicestershire, Inggris.
Lokasi jatuhnya pesawat berada sangat dekat dengan Bandara East Midlands, tempat pilot berupaya melakukan pendaratan darurat. Penerbangan ini awalnya lepas landas dari Bandara Heathrow di London dengan tujuan Bandara Aldergrove di Belfast, Irlandia Utara. Namun, dari total 126 orang di dalam pesawat, sebanyak 47 penumpang tewas dan 74 lainnya mengalami luka berat.
Proses evakuasi korban berlangsung sulit selama beberapa jam. Tim penyelamat harus merayap di antara reruntuhan untuk mengeluarkan penumpang yang terjebak di bawah panel lantai pesawat yang hancur.
Investigasi resmi menyimpulkan kecelakaan ini disebabkan oleh kombinasi kegagalan mekanis dan kesalahan fatal kru pesawat. Kerusakan awal terjadi pada mesin sebelah kiri akibat keretakan bilah kipas yang dipicu kelelahan logam. Kapten Kevin Hunt dan First Officer David McClelland salah mengidentifikasi lokasi kerusakan. Mereka justru mematikan mesin kanan yang saat itu sebenarnya masih berfungsi normal.
Penyelidik menilai tindakan kedua pilot tersebut sangat tergesa-gesa tanpa pertimbangan matang. Akibat kelalaian fatal ini, kedua pilot dipecat oleh manajemen British Midland.