Donald Trump Sebut Anthropic Bukan Ancaman Keamanan Nasional AS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan tidak melihat startup kecerdasan buatan Anthropic PBC sebagai ancaman bagi keamanan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan pasca pemerintah federal memblokir akses pihak asing terhadap model AI tercanggih milik perusahaan tersebut.
Pemerintah AS melalui Departemen Perdagangan sebelumnya menginstruksikan Anthropic untuk mendapatkan izin resmi sebelum memberikan akses model Fable 5 dan Mythos 5 kepada warga negara asing. Kebijakan ini diambil di tengah upaya startup tersebut mengajukan penawaran umum perdana (IPO) secara rahasia dengan valuasi mencapai lebih dari US$900 miliar, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz pada Senin (22/6/2026).
Dalam sebuah wawancara bersama Axios yang disiarkan akhir pekan lalu, Donald Trump menilai perusahaan yang dipimpin oleh Dario Amodei itu bersikap kooperatif terhadap arahan pemerintah.
"Dia merespons kami dengan sangat cepat, karena Anda tahu itu merupakan risiko yang sangat besar," kata Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Donald Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya telah bertemu langsung dengan pimpinan Anthropic serta sejumlah eksekutif teknologi lainnya saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Évian-les-Bains, Prancis, pada Rabu lalu.
"Tidak untuk sekarang, tapi seminggu yang lalu, mungkin," jawab Donald Trump saat ditanya mengenai status Anthropic sebagai ancaman keamanan.
Guna meredakan kekhawatiran yang berkembang di lingkungan pemerintahan, jajaran staf teknis senior Anthropic langsung menggelar pertemuan dengan para pejabat pemerintahan Trump pada pekan ini.
"Saya memang bisa melakukannya, tapi saya tidak yakin harus melakukannya. Menurut saya, sejauh ini mereka telah bertindak sangat bertanggung jawab," urai Donald Trump mengenai opsi penutupan operasi Anthropic.
Presiden Amerika Serikat memastikan tidak akan menutup perusahaan AI tersebut dengan alasan demi menjaga keunggulan posisi negaranya dari China dalam persaingan teknologi global. Langkah intervensi Departemen Perdagangan ini menjadi salah satu gesekan terbaru setelah sebelumnya Anthropic juga terlibat perselisihan selama berbulan-bulan dengan Pentagon terkait prosedur pengamanan militer.
Akibat kebuntuan dalam negosiasi kontrak pada Maret lalu, Departemen Pertahanan AS menetapkan Anthropic sebagai risiko rantai pasokan. Saat ini pihak militer Amerika Serikat dilaporkan tengah mencari penyedia layanan kecerdasan buatan alternatif untuk kebutuhan angkatan bersenjata.