Donald Trump Berencana Keringkan Lincoln Memorial Reflecting Pool

Share

Presiden Donald Trump mengumumkan rencana pengeringan sebagian Lincoln Memorial Reflecting Pool di Washington pada Sabtu, 21 Juni 2026, guna melakukan perbaikan darurat akibat kerusakan parah pada proyek renovasi senilai lebih dari 14 juta dolar AS.

Masalah pada kolam bersejarah tersebut memburuk dalam beberapa hari terakhir setelah permukaan air tertutup lapisan ganggang hijau. Kondisi ini diperparah dengan mengelupasnya cat lantai kolam yang baru saja diwarnai dengan warna biru bendera Amerika.

Selain faktor teknis, Donald Trump menuduh adanya tindakan vandalisme sebagai penyebab kerusakan tanpa memaparkan bukti spesifik. Pihak berwenang dilaporkan telah menangkap beberapa individu yang diduga terlibat dalam perusakan fasilitas publik tersebut.

Salah satu warga yang ditangkap oleh Polisi Taman AS adalah David Carter Hearn, seorang pesepeda berusia 67 tahun sekaligus mantan atlet kano Olimpiade tiga kali. Ia dituduh merusak properti pemerintah setelah menyentuh lapisan cat biru yang mengelupas di lokasi kejadian pada hari Jumat.

Ancaman hukuman untuk dakwaan perusakan properti pemerintah tersebut dapat mencapai 10 tahun penjara. Kendati demikian, pria yang mengaku hanya singgah untuk melihat kondisi kolam itu membantah keras tuduhan sabotase yang diarahkan kepadanya.

"I was just a curious, concerned citizen," ujar David Carter Hearn, mantan atlet kano Olimpiade.

Hearn menegaskan bahwa keberadaannya di lokasi tersebut murni karena rasa peduli sebagai warga negara biasa tanpa ada niat melakukan perusakan.

"I guess I was there at the wrong place, wrong time," kata David Carter Hearn, tersangka perusakan properti.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author