Donald Trump Kritik Giorgia Meloni Terkait Sengketa Foto dan Perang Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melayangkan kritik tajam terhadap Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, terkait penolakan izin penggunaan pangkalan udara Italia selama perang Iran dan sengketa mengenai foto bersama pada KTT G7.
Perselisihan ini semakin memanas setelah Donald Trump memanfaatkan platform media sosial miliknya untuk menyerang tingkat popularitas Giorgia Meloni di Italia serta mengecam kurangnya kerja sama militer dari negara tersebut.
Masalah ini berawal dari penolakan Italia pada bulan Maret lalu untuk mengizinkan pesawat pengebom Amerika Serikat yang menuju Timur Tengah menggunakan basis militer di Sisilia tanpa adanya persetujuan parlemen, karena adanya batasan konstitusional dan penolakan domestik terhadap perang.
"Italian Prime Minister Gigiorgia Meloni asked, over and over, for a picture with me during the G-7 meeting in France," tulis Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Donald Trump kemudian mengaitkan penurunan popularitas Giorgia Meloni dengan keputusannya yang dinilai berpaling dari Amerika Serikat, sebuah negara yang menurutnya benar-benar melindungi Italia dari ancaman senjata nuklir Iran.
"She is doing poorly in Italy with her level of popularity, possibly because she turned down the United States of America, a Country that truly loves and protects Italy, when it came to denying Iran from obtaining or developing a Nuclear Weapon (But so did NATO, for that matter!)," lanjut Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Melalui unggahan di media sosial, Donald Trump juga mengklaim bahwa Giorgia Meloni kini ingin kembali menjalin hubungan baik setelah adanya kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri perang.
"these constant, unprovoked attacks are senseless." balas Giorgia Meloni, Perdana Menteri Italia.
Giorgia Meloni menegaskan bahwa popularitasnya sama sekali tidak bergantung pada hubungan pertemanannya dengan Donald Trump, melainkan pada kemampuannya dalam membela kepentingan nasional Italia.
"As for my popularity, being your friend certainly has not helped it, nor does it depend on my relationship with you. My popularity depends on my ability to defend Italy's national interest, and that is exactly what I have always done," tambah Giorgia Meloni, Perdana Menteri Italia.
Ia juga menyatakan lewat Instagram bahwa tingkat popularitasnya bukanlah urusan dari Presiden Amerika Serikat tersebut.
"in any case, my popularity is none of your concern. I suggest you focus on yours." cetus Giorgia Meloni, Perdana Menteri Italia.
Sebelumnya, ketegangan ini memicu pembatalan kunjungan Menteri Luar Negeri Italia ke Amerika Serikat setelah Donald Trump mengklaim dalam wawancara dengan jaringan televisi La7 bahwa Giorgia Meloni memohon untuk berfoto bersama dengannya di Prancis.
"She begged me to take a picture with her. She wanted a picture with me so badly — I could have skipped it, but I felt sorry for her," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut langsung dibantah oleh pihak Italia yang menyebut klaim tersebut sebagai rekayasa total, sementara Amerika Serikat sendiri bersiap menghadapi pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dan KTT NATO di Turki bulan depan.