Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Pencurian Uang Miliaran Rupiah
Seorang juru parkir perempuan bernama Kusriyati menggagalkan aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil senilai Rp3,6 miliar di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Senin, 15 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.
Uang miliaran rupiah milik seorang pengusaha bernama Kliwon Alwawan tersebut awalnya disimpan di dalam mobil Pajero Sport setelah diambil dari bank, namun pelaku yang panik karena teriakan korban langsung melarikan diri tanpa membawa hasil.
Dilansir dari Kompas.com, Kusriyati mendapatkan imbalan uang tunai atas tindakan beraninya tersebut, yang kemudian ia bagikan kepada rekan-rekan di sekitar lokasi kejadian.
"Dikasih Rp 100 ribu sama yang punya uang. Terus dibagi 4, saya, kanca parkir 2 orang sama tukang ojek. Dapat Rp 25 ribuan," ujarnya saat ditemui di lokasi kerja, dilansir detikJatim, Rabu (17/6/2026) siang.
Juru parkir lansia tersebut menerangkan bahwa dirinya sama sekali tidak mengharapkan hadiah dari pemilik dana saat memberikan pertolongan di tempat kejadian.
"Saya tidak minta. Tahu tahu diberi uang Rp 100 ribu sebagai rasa terima kasih," lanjutnya.
Aksi kriminal ini bermula ketika pemilik kendaraan merasakan ada pihak mencurigakan yang membuntutinya, sehingga ia memutuskan berhenti di bank lain sebelum kaca mobilnya dipecahkan oleh sindikat tersebut.
"Saya melihat ada orang memecah kaca mobil, lalu mengambil bungkusan plastik dari dalam mobil. Saya langsung teriak, pencuri, pencuri," kata Kusriyati dilansir dari Kompas.com, Senin (15/6/2026).
Saksi lain di lokasi kejadian yang juga berprofesi sebagai juru parkir sempat menaruh kecurigaan pada gerak-gerik seseorang di atas sepeda motor sebelum peristiwa berlangsung.
"Saya sempat tanya menunggu siapa, Mas. Tapi belum sempat dijawab, dia langsung kabur setelah mendengar teriakan maling dari warga," kata Jari.
Korban yang mendengar kegaduhan dari arah luar langsung mendatangi kendaraannya dan menemukan pembungkus uang miliknya sudah dalam kondisi robek serta berserakan di jalanan.
"Saya langsung cek dan menghitung uang tersebut. Alhamdulillah masih utuh Rp 3,6 miliar sesuai jumlah yang saya ambil dari bank," jelas Kliwon.
Pihak kepolisian segera merespons laporan tersebut dengan menerjunkan personel untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan bukti rekaman kamera pengawas.
"Rencana nanti akan diberikan reward (penghargaan). Ini sedang dibahas," ujar Indra kepada kumparan, Rabu (17/6).
Aparat mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan penyediaan jasa pengawalan gratis saat melakukan penarikan dana tunai dalam jumlah besar demi mencegah kerugian materiil.
"Apabila membawa uang dalam jumlah besar, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengawalan kepolisian yang tersedia secara gratis untuk memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya tindak kriminal," kata Indra.
Kepolisian juga meminta pengendara agar tidak meninggalkan benda-benda berharga di dalam mobil tanpa adanya pengawasan berkala.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan uang maupun barang berharga di dalam kendaraan tanpa pengawasan," tegas dia.
Polres Brebes menyampaikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi aktif warga sipil yang berani melakukan tindakan pencegahan kejahatan di area publik.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan keberanian dengan membantu menggagalkan aksi pelaku," puji Indra.
Kepala Unit Tindak Pidana Umum Satreskrim Polres Brebes Ipda Arenas Bayu Setyadi memaparkan kronologi teknis kerusakan pada bagian pintu tengah kendaraan korban akibat hantaman pelaku.
"Jadi kaca mobil bagian tengah sebelah kanan sudah pecah. Saat itu uang yang dibungkus plastik sudah tercecer dan plastiknya sudah robek. Tapi setelah dicek uang masih utuh," ungkap Arenas.
Penyelidikan kasus pencurian ini ditangani secara intensif oleh Satreskrim Polres Brebes bersama Polsek Brebes guna mengidentifikasi komplotan pelaku.