Turis Belanda Kehilangan Kalung Emas Rp82 Juta di Pattaya Thailand
Seorang turis asal Belanda bernama Ferdy Andree Singels menjadi korban pencurian kalung emas senilai 4.000 euro atau sekitar Rp82 juta di kawasan Pantai Pattaya, Thailand, pada Jumat, 12 Juni 2026.
Insiden tersebut terjadi saat korban sedang berjalan kaki di sepanjang pantai antara Soi 7 dan Soi 9, subdistrik Nong Prue, distrik Bang Lamung, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.
Korban yang berusia 53 tahun itu melaporkan kejadian ini ke Kantor Polisi Mueang Pattaya dengan didampingi oleh seorang wanita warga negara Thailand setelah menyadari barang berharganya hilang.
Kronologi bermula ketika Singels meninggalkan hotelnya di Soi Pattaya 9 sekitar pukul 00.45 hingga 02.00 waktu setempat untuk berjalan-jalan menuju area Pattaya Pusat.
Di tengah perjalanan, sekelompok wanita transgender yang terdiri dari dua hingga tiga orang mendekati korban untuk mengajak mengobrol, memeluk, dan menawarkan layanan seksual yang kemudian ditolak oleh korban.
Singels baru menyadari kalung emas yang dipakainya telah hilang setelah memeriksa barang-barangnya pasca-kelompok tersebut pergi meninggalkan lokasi kejadian.
Pihak Kepolisian Mueang Pattaya kini telah berkoordinasi dengan tim investigasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi guna memburu para pelaku.
Kasus kriminalitas yang menimpa wisatawan asing di kawasan Pantai Pattaya ini tercatat bukan yang pertama kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya, seorang turis asal Swedia juga melaporkan kehilangan uang tunai lebih dari 100.000 baht setelah diduga dirampok oleh sekelompok wanita transgender di sebuah kondominium.
Kasus serupa juga terjadi pada Februari 2026 ketika seorang turis asal China dikeroyok dan dirampok oleh tiga orang waria setelah sempat menolak dan mengusir mereka dari tempat kencannya.
Selain itu, pada September 2025, seorang turis asal India kehilangan kalung emas senilai Rp49,7 juta dengan modus serupa, yakni didekati dan dipeluk oleh sekelompok waria saat berjalan malam di Pantai Pattaya.