Turki Gunakan Karpet Biru Sambut Donald Trump di KTT NATO
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapat sambutan karpet biru saat menghadiri KTT NATO di Ankara, Turki, pada Selasa (7/7) kemarin, yang kemudian memicu perdebatan luas di media sosial. Sesi penyambutan resmi tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di kompleks kepresidenan Turki, seperti dilansir dari Detikcom. Langkah Turki ini dinilai tidak biasa karena kunjungan resmi kepala negara umumnya menggunakan karpet merah, serupa dengan Arab Saudi yang menggunakan karpet lavender pada 2025 lalu.
Diskusi hangat kemudian berkembang di platform media sosial X mengenai makna di balik pemilihan warna karpet tersebut.
"Presiden Trump saat tiba di Ankara, Turki, disambut karpet berwarna toska. Saya cukup yakin kepala negara lainnya tidak disambut seperti ini. Jika Anda belum menyadarinya, Trump bukan sekadar pemimpin dunia biasa," demikian komentar pengguna media sosial X @PaulGoldEagle. Netizen lain menilai penggunaan warna non-tradisional ini memiliki arti tersendiri dalam konteks hubungan bilateral kedua negara.
"Dia tidak menggelar karpet merah. Karpet biru merupakan tanda yang jelas mengenai dominasi atas Trump," timpal pengguna media sosial X lainnya, @MagaMan000, dalam komentarnya. Di sisi lain, terdapat pandangan yang menilai pemilihan warna tersebut murni berkaitan dengan identitas visual organisasi internasional yang sedang mengadakan pertemuan.
"Karpet biru itu sendiri secara luas dijelaskan berkaitan dengan identitas visual biru NATO dan visual KTT Ankara, bukan sebagai bentuk penghinaan atau jebakan khusus yang ditujukan kepada Trump, meskipun para komentator menafsirkannya secara simbolis," sebut pengguna media sosial X, @nee53074808. Otoritas resmi Turki tidak memberikan pernyataan mengenai karpet tersebut, namun para analis menilai warna biru tersebut mencerminkan identitas visual KTT NATO tanpa motif politik tersembunyi. Selain masalah karpet, sorotan publik juga tertuju pada momen ketika Trump tampak kehilangan arah di atas karpet biru sebelum lengan badannya diarahkan oleh Erdogan ke posisi yang benar.