Uffridatun Nitami Laporkan Dugaan KDRT oleh Evan Marvino

Share

Aktor Evan Marvino diduga melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Uffridatun Nitami alias Tami, yang diungkapkan melalui unggahan di media sosial Instagram pada Jumat (12/6/2026), dilansir dari Detik Hot.

Perempuan asal Aceh tersebut mengunggah beberapa bukti foto yang memperlihatkan bagian tubuhnya mengalami lebam dan memar akibat kekerasan tersebut. Tami menyatakan bahwa dirinya memberanikan diri untuk bersuara demi keselamatan diri dan anak-anaknya.

"Saya Perlu mengumpulkan semua keberanian ini untuk saya bisa selamatkan hidup saya dan hidup anak-anak saya dari keadaan ini!" buka Tami dalam caption unggahan di feed Instagramnya dilihat pada Jumat (12/6/2026).

Tami membeberkan bahwa bintang sinetron Beri Cinta Waktu tersebut sudah berulang kali melakukan tindakan kekerasan fisik. Kejadian traumatis yang dialaminya turut disaksikan langsung oleh anak pertama mereka yang bernama Hawa.

"Kipas angin dan kursi ini bikin saya trauma sekali malam itu. Kursi melayang hampir kena kepala saya, tapi tertekis oleh tangan saya, kipas angin yang dilayangkan ke saya, tapi tidak kena. Saya didorong dari kasur, diseret dengan amukan yang begitu saya takutkan. Anak pertama saya (Hawa) melihat semua kejadian malam itu," ceritanya dengan memperlihatkan kipas angin dan bangku berwarna hitam.

Perselisihan di antara pasangan yang menikah pada 15 Januari 2021 ini dipicu oleh permasalahan finansial. Tami mengaku kemarahan suaminya memuncak saat ia mempertanyakan mengenai hak uang bulanan yang tidak kunjung dipenuhi.

"Kenapa dia marah segitu hebatnya karena beberapa hari terakhir ini saya meminta hak saya (nafkah istri berupa uang bulanan untuk kebutuhan pribadi saya) yang tak kunjung diberikan," sambungnya.

Menurut pengakuan Tami, dirinya baru menerima nafkah dalam beberapa bulan terakhir selama menjalani biduk rumah tangga. Selama lima tahun pernikahan, Evan dinilai mengabaikan kewajiban finansial tersebut dengan alasan istrinya sudah memiliki penghasilan sendiri.

"Setelah 5 tahun pernikahan kita, saya tidak pernah mendapatkan hak saya sendiri (Nafkah istri), dengan alih-alih, 'Kamu kan punya uang sendiri'," kata Tami.

Pernyataan Tami mengenai kewajiban suami untuk mendahulukan kebutuhan sandang, pangan, dan papan keluarga sebelum berbakti kepada orang tua memicu reaksi keras dari Evan. Akibat dari perdebatan melalui pesan singkat tersebut, Tami mengaku langsung dijatuhi talak satu oleh sang suami.

"Padahal saya mengatakan yang sebenar-benarnya, harus memenuhi dulu sangan, pangan, dan papan, keluarga sendiri baru berbakti kepada orang tua, tapi malam itu 9 Juni 2026 pukul 2 malam saya malah ditalak satu karena chat tersebut," akunya.

Merespons kegaduhan yang terjadi di ruang publik, Evan Marvino yang sempat menonaktifkan akun Instagram miliknya akhirnya memberikan klarifikasi. Melalui unggahan di Instagram Story, pria berusia 31 tahun tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan pihak keluarga.

"Saya ingin meminta maaf atas kegaduhan, kekecewaan dan antusias temen-teman mengenai berita yang sudah viral belakangan ini. Pertama, saya akan klarifikasi terkait berita ini yang sudah sangat besar dan mungkinkan merugikan beberapa pihak. Khususnya untuk keluarga besar saya dan keluarga besar istri saya," tulis Evan dalam Instagram Story pribadinya.

Evan menegaskan bahwa dirinya tidak melarikan diri dan sedang berupaya menyelesaikan persoalan rumah tangga ini secara bijak bersama pihak keluarga besar istrinya demi masa depan anak-anak mereka.

"Saya selalu ditemani oleh pihak keluarga istri saya selama masalah ini berlangsung. Dan saya juga sudah menghubungi semua keluarga istri saya, tentang pemberitaan ini agar mengetahui kejadiannya dari dua belah piha agar tidak menelan pemberitaan yang semakin melenceng dari faktanya," tulis Evan Marvino.

Lebih lanjut, Evan meminta masyarakat untuk bersikap bijak dan tidak memberikan hujatan kepada istri serta anak-anaknya terkait permasalahan domestik yang sedang dihadapi.

"Saya terima hujatan kalian, tapi tolong jangan hujat istri dan anak-anak saya atau pihak-pihak lain di luar masalah ini," ucapnya.

Evan juga menjelaskan alasan akun media sosialnya sempat tidak bisa diakses bukan karena bersembunyi, melainkan karena adanya indikasi upaya peretasan oleh pihak lain.

"Saya tidak sembunyi, saya tidak lari, saya masih di sini. Instagram saya terpaksa saya nonaktifkan sejenak karena ada indikasi pembobolan akun instagram saya. Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak-pihak yang merasa dirugikan atas masalah rumah tangga kami," tutup Evan Marvino.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author