UGM Sediakan Fasilitas Sport Science Modern Dukung Pembangunan Olahraga Nasional
Pengembangan kepemudaan dan kewirausahaan nasional kini diperkuat melalui integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, riset, serta inovasi di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Senin (25/5).
Langkah baru ini diwujudkan lewat kerja sama strategis antara pihak universitas dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia untuk mengoptimalkan potensi mahasiswa dan fasilitas olahraga berstandar internasional.
Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D. menjelaskan bahwa potensi besar institusinya didukung oleh puluhan ribu mahasiswa yang aktif dalam berbagai unit kegiatan keolahragaan.
"UGM dengan jumlah mahasiswa hampir 62 ribu orang memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga melalui berbagai unit kegiatan mahasiswa dari beragam cabang olahraga," kata Ova.
Pihak kampus ke depan akan melibatkan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) guna mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam ekosistem keolahragaan tersebut.
"Bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga melalui pendidikan, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan sport science," ungkapnya.
Guna merealisasikan program tersebut, manajemen universitas juga telah menyediakan sarana penunjang yang dirancang sebagai wadah kreativitas mahasiswa.
"Kita berharap kemitraan strategis ini yang tentunya akan memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional," sebutnya.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Taufik Hidayat menyambut baik komitmen civitas akademika dalam menyusun landasan baru bagi kemajuan olahraga di tanah air.
"Hari ini kita sekadar bertemu untuk menandatangani nota kesepahaman. Momentum ini merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang kemitraan antara Kemenpora dan UGM dalam membangun pondasi kepemudaan dan olahraga nasional," ujarnya.
Mantan atlet nasional tersebut menambahkan bahwa kemajuan prestasi atlet di era modern tidak lagi bertumpu pada latihan fisik konvensional semata, melainkan wajib melibatkan analisis data, nutrisi, hingga kecerdasan buatan.
"Prestasi olahraga harus dibangun melalui ekosistem yang kuat berbasis ilmu pengetahuan, riset dan perencanaan jangka panjang," tegasnya.
Pemanfaatan teknologi digital mutakhir berupa big data juga menjadi poin penting yang disoroti oleh kementerian untuk merumuskan kebijakan kepemudaan secara akurat.
"Saya percaya kerja sama pemerintah dan UGM dapat menjadi contoh sinergi membangun ekosistem kepemudaan dan olahraga yang modern, inovatif, dan berdaya saing global," tuturnya.
Apresiasi terhadap pemutakhiran sarana olahraga di lingkungan kampus juga datang dari Lembaga Penjamin Simpanan yang menilai fasilitas tersebut sangat mumpuni.
"Hall basket keren banget memang. Saya mengundang teman-teman legend ini supaya merasakan UGM ini punya gelandang olahraga yang bagus," ujar Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Prof. Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc.