UISI Beri Klarifikasi Terkait Pencatutan Nama Kampus dalam Riset Palsu

Share

Universitas Internasional Semen Indonesia memberikan klarifikasi terkait pencatutan nama institusi mereka dalam dugaan kasus riset palsu yang melibatkan mantan mahasiswanya pada Jumat (29/5/2026). Langkah ini diambil menyusul keterlibatan perguruan tinggi lain seperti Universitas Negeri Yogyakarta dan Institut Teknologi Bandung.

Nama Universitas Internasional Semen Indonesia tertera dalam dua dokumen penelitian tiruan yang mencantumkan nama Sahnaz V Putri sebagai perwakilan institusi. Hubungan resmi yang bersangkutan dengan pihak kampus dipastikan telah berakhir berdasarkan penelusuran dari data resmi pihak universitas.

Pihak manajemen kampus menegaskan bahwa status kepesertaan akademik Sahnaz Vivinda Putri telah dicabut sejak akhir tahun lalu, seperti dilansir dari Detikcom.

"Nama Saudari Sahnaz Vivinda Putri tercatat pernah menjadi mahasisw aUISI, namun yang bersangkutan sudah tidak berstatus sebagai mahasiswa UISI sejak diterbitkannya SK Rektor UISI Nomor 142/SK/01-01/11.25 tanggal 13 November 2025," ungkap keterangan tertulis Bagian Humas Universitas Internasional Semen Indonesia.

Selain masalah status kemahasiswaan, nama unit riset yang dicantumkan oleh pelaku dalam publikasi tersebut dipastikan tidak pernah beroperasi di lingkungan kampus.

"UISI juga tidak memiliki program studi maupun unit akademik bernama "Health Management Laboratory"," ujarnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author