UNY Telusuri Dua Periset Terkait Skandal Pemalsuan Konferensi Internasional
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melacak dua nama peneliti yang terindikasi masuk dalam dugaan skandal pemalsuan pada sebuah konferensi internasional. Kedua individu tersebut dilaporkan sebagai lulusan dari universitas tersebut.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Prof Nur Hidayanto, menyatakan bahwa pihak kampus sedang mendalami informasi mengenai dua nama tersebut. Dilansir dari Detikcom, basis data UNY menunjukkan keduanya terdaftar sebagai alumnus Fakultas MIPA jurusan Matematika tahun kelulusan 2017 dan 2018.
"Nah kalau atas nama dua nama itu, kami tadi melakukan penelusuran, memang benar sebagai alumni. Tapi informasinya, itu kan kami masih kami dalami dulu, kami tabayyun dulu, kami klarifikasi ke yang bersangkutan," kata Nur.
Pihak kampus memilih untuk bersikap hati-hati dalam merespons isu ini karena informasi yang beredar sejauh ini baru bersumber dari media sosial. Penelusuran lebih lanjut diperlukan untuk mencegah kesalahan fatal dalam penanganan kasus.
"Karena kami juga masih memproses, istilahnya belum ada laporan resmi ke kami juga, yang ada kan baru sosial media nggih. Kami yang hati-hati ya, supaya tidak ada masalah di kelak kemudian hari, supaya kami tidak menzalimi juga, nah itu kan kami klarifikasi," sambungnya.
Nur menegaskan bahwa UNY belum dapat memastikan keterlibatan langsung kedua alumnus tersebut dalam skandal akademik yang dimaksud. Pihak universitas masih membutuhkan waktu untuk mencocokkan identitas fisik dengan data yang ada.
"Tapi kan sekali lagi, kami perlu cek bener niki dudu wonge Mas, karena nggak ada foto jelasnya kan. Bener nama orangnya yang itu atau bukan, sekali lagi, kami perlu klarifikasi, konfirmasi dulu," ungkapnya.