Hasil Analisis AI Pastikan Video Pajak Puan Maharani Hoaks
Sebuah rekaman video manipulasi yang mengeklaim Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menggenjot penarikan pajak rakyat demi menekan utang asing dipastikan sebagai hoaks hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Hasil pemeriksaan digital menggunakan perangkat Deepware mendeteksi adanya probabilitas rekayasa wajah dan suara berbasis AI sebesar 80 persen pada tayangan tiruan berdurasi 11 detik tersebut.
Verifikasi ini diperoleh melalui penelusuran fakta bersama yang dilakukan oleh Tirto.id, Kompas.com, dan Dinkominfo Purworejo terhadap video yang beredar luas di platform Facebook sejak Minggu (14/6/2026).
Pernyataan palsu dalam video tersebut sengaja disebarkan oleh sejumlah akun media sosial untuk menggiring opini publik mengenai kebijakan fiskal negara hingga memicu gelombang sentimen negatif masyarakat digital di kolom komentar.
Narasi menyesatkan ini menyebar secara masif di beberapa grup obrolan dan platform digital seperti Instagram serta TikTok dengan tambahan ornamen gambar komedi guna menciptakan kesan kontroversial.
"Kita harus genjot pajak dari rakyat, untuk menekan hutang kita ke pihak asing." ujar Puan Maharani, Ketua DPR RI.
Keterangan video dari salah satu akun pengunggah awal di Facebook ikut menyertakan kritik langsung terhadap kinerja parlemen.
"Kita Harus Genjot Pajak kata DPR RI nggaa faedah buat Rakyat Indonesia.." tulis akun Facebook Macoco Kento, Pengunggah Video.
Faktanya, dokumentasi asli dari potongan video itu merupakan momen saat Puan menyampaikan pidato pembukaan Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI pada 16 Agustus 2022 yang disiarkan kanal YouTube BeritaSatu.
Rekaman asli menunjukkan bahwa Ketua DPR RI sama sekali tidak membahas peningkatan pajak, melainkan memaparkan tantangan pembangunan nasional pascapandemi COVID-19 serta penguatan ideologi negara.
"Selama masa pandemi COVID-19 melanda negeri ini, kita melihat ideologi Pancasila bekerja dengan konkret memandu bangsa Indonesia menciptakan gerakan gotong royong yang masif," kata Puan Maharani, Ketua DPR RI.