Viral Penjual Minuman Siapkan Ember Pakai Air Dekat Toilet

Share

Sebuah unggahan video di media sosial menjadi viral setelah memperlihatkan aksi seorang penjual minuman keliling yang menyiapkan ember dagangannya dengan cara yang tidak higienis. Pedagang tersebut kedapatan mengisi wadah minumannya menggunakan selang air yang tersambung dari pipa di sebelah toilet.

Kebersihan makanan dan peralatan yang digunakan oleh pelaku usaha kuliner sangat krusial untuk menjaga kualitas hidangan serta reputasi bisnis. Peralatan memasak yang tidak dibersihkan secara benar dapat memicu terjadinya kontaminasi silang, di mana mikroorganisme atau sisa bahan alergen berpindah antar-makanan.

Meski demikian, kesadaran akan pentingnya higienitas ini dinilai masih minim di kalangan sebagian pedagang makanan dan minuman kaki lima. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan konsumsi produk yang dijual bebas.

Peristiwa yang menghebohkan ini diketahui terjadi di Malaysia, seperti dilansir dari Detik Food. Aksi tidak terpuji oknum pedagang tersebut pertama kali menyebar melalui unggahan akun Threads Zaidonmuhammadamri.

Dalam video yang dibagikan, seorang pria tampak mengisi ulang air ke dalam ember atau dispenser minumannya langsung dari pipa saluran air di dekat area toilet. Melalui keterangan unggahannya, Zaidon mempertanyakan kelayakan harga minuman yang dijual jika proses penyiapannya mengabaikan faktor kesehatan.

Ia merasa heran mengapa konsumen harus membayar RM 5 atau sekitar Rp 21.878 untuk segelas minuman yang sumber airnya tidak layak, sebagaimana dilaporkan oleh nstviral.com pada 12 Juni.

Rekaman tersebut langsung memicu perdebatan netizen, di mana banyak pihak merasa cemas terhadap standar kebersihan sebagian pedagang minuman pinggir jalan. Salah seorang netizen melalui akun 4meeerfahim mengungkapkan keputusannya untuk tidak lagi membeli minuman serupa.

"Meskipun tidak semua orang melakukan ini, inilah alasan mengapa saya berhenti membeli minuman dalam wadah besar seperti ini," jelasnya.

Fenomena ini juga mendapat perhatian dari sesama pedagang makanan yang terkejut melihat tindakan tersebut. Mereka menegaskan pentingnya menerapkan standar kebersihan yang ketat, termasuk keharusan menggunakan air yang telah disaring atau direbus terlebih dahulu sebelum diolah menjadi minuman komersial.

Kekecewaan serupa disampaikan oleh netizen dengan nama akun noraswanimahidah. Ia menyatakan selalu memakai air hasil saringan dari sistem pemurnian rumah tangga untuk berjualan, dan memilih membeli air mineral botolan jika pasokan air bersih miliknya menipis.

Netizen lain turut memberikan saran agar para pelaku usaha setidaknya membeli air bersih dari mesin penyaring air koin seharga 10 sen yang banyak tersedia di luar toko karena kualitasnya jauh lebih terjamin dibanding air keran langsung.

Penggunaan air keran mentah untuk minuman mentah memiliki risiko kesehatan yang tinggi bagi tubuh manusia. Praktik ini berpotensi menularkan berbagai macam penyakit akibat kontaminasi mikroorganisme berbahaya, logam berat, hingga bahan kimia beracun dari saluran pipa.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author