Chris Waddle Sarankan Liverpool Rekrut Micky van de Ven
Mantan pemain sayap Tottenham Hotspur, Chris Waddle, menyarankan Liverpool untuk merekrut Micky van de Ven sebagai pengganti Virgil van Dijk pada bursa transfer musim panas ini. Langkah tersebut dinilai perlu dilakukan karena sektor pertahanan menjadi fokus evaluasi utama kubu Merseyside.
Saran tersebut muncul setelah Van Dijk mencetak gol lewat sundulan mengesankan saat membela tim nasional Belanda dalam laga pembuka grup melawan Jepang pada hari Minggu. Meski terus membuktikan kapasitasnya sejak bergabung dari Southampton pada 2018, manajemen The Reds dilaporkan mulai khawatir dengan usia sang kapten yang akan menginjak 35 tahun.
Di sisi lain, performa solid Micky van de Ven bersama Tottenham Hotspur memicu ketertarikan nyata dari Liverpool dan Barcelona. Waddle mengklaim dalam wawancara bersama Andy's Bet Club bahwa kompatriot Van Dijk tersebut merupakan sosok ideal untuk meremajakan lini belakang.
"Well, Virgil van Dijk sudah mulai menua, bukan? Dan mereka akan mencari pengganti. Dan mari jujur, titik lemah Liverpool musim ini adalah bek tengah," kata Chris Waddle, mantan pemain internasional Inggris.
Waddle menilai kecepatan luar biasa serta kekuatan fisik yang dimiliki oleh Van de Ven menjadi atribut yang sangat dibutuhkan oleh lini belakang Liverpool saat ini.
"Jadi, saya yakin klub seperti Liverpool akan melirik Van de Ven karena dia sangat cepat dan sangat kuat," ujar Chris Waddle.
Kendati sang pemain memiliki riwayat masalah kebugaran, Waddle meyakini minat dari klub-klub raksasa Eropa tidak akan surut apabila sang bek memutuskan untuk hengkang.
"Dia adalah bek tengah yang bagus, bukan? Dan saya tahu dia mendapat beberapa cedera dengan hamstring-nya, tetapi akan ada banyak minat dari klub-klub jika dia bersedia dipindahkan. Mari berharap demi kepentingan Tottenham dia bahagia di klub," tutur Chris Waddle.
Saat ini, bek berusia 25 tahun tersebut masih memiliki kontrak jangka panjang bersama Tottenham Hotspur hingga 2029 mendatang. Manajemen Spurs menegaskan tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjual aset berharga mereka tersebut pada jendela transfer kali ini.