Waymo Tarik Ribuan Robotaxi Akibat Masalah Perangkat Lunak
Perusahaan teknologi Waymo menarik kembali sebanyak 3.871 unit kendaraan otonom miliknya pada Jumat (19/6/2026) guna memperbaiki gangguan perangkat lunak yang dapat menyebabkan mobil memasuki zona pekerjaan jalan tol dengan kecepatan tinggi.
Langkah penarikan sukarela ini diambil menyusul temuan 13 insiden di Phoenix dan San Francisco sepanjang April dan Mei, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz melalui laporan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA). Kendaraan di bawah naungan Alphabet Inc. tersebut dilaporkan gagal mengenali area perbaikan jalan tol.
Di wilayah San Francisco, sebanyak tujuh kendaraan otonom masuk ke lajur konstruksi karena tidak tepat dalam memprioritaskan penghindaran bahaya di jalan raya.
"berjalan di antara kerucut yang menandai penutupan lajur di lajur yang berdekatan," tulis pengajuan resmi dari lembaga keselamatan tersebut.
Sementara itu, enam armada lainnya di Phoenix melaju melewati rambu penutupan jalan masuk zona pekerjaan jalan tol yang sudah direncanakan. Meskipun tidak memicu tabrakan ataupun korban cedera, Waymo sempat menghentikan sementara operasional jalan tol pada Mei lalu untuk menyiapkan perbaikan sistem pengamanan tambahan.
Masalah ini menandai penarikan kedua yang dilakukan oleh Waymo sejak Mei setelah sebelumnya sistem mereka gagal mendeteksi area jalan yang tergenang air. Perusahaan yang mengklaim teknologi otonomnya lebih aman daripada pengemudi manusia ini tetap melayani penumpang di jalan umum dan menargetkan perluasan layanan ke 20 kota tahun ini.