Wings Air Buka Penerbangan Surabaya Jember Mulai Juni 2026
Konektivitas udara di kawasan timur Pulau Jawa kian diperkuat seiring pertumbuhan wilayah tersebut sebagai pusat ekonomi baru. Dikutip dari Detik Travel, maskapai Wings Air resmi membuka rute penerbangan berjadwal yang menghubungkan Surabaya dengan Jember mulai 1 Juni 2026.
Langkah ekspansi ini diambil dengan melihat potensi besar yang dimiliki Kabupaten Jember. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi di daerah ini menyentuh angka 5,47 persen pada 2025 dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang menembus Rp110,98 triliun.
Sektor agraria masih mendominasi struktur perekonomian Jember, di mana bidang pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang porsi sebesar 25,42 persen. Selain itu, sektor pendukung seperti industri pengolahan, jasa, dan perdagangan juga terus memperlihatkan tren perkembangan yang positif.
Kabupaten Jember telah lama dikenal sebagai wilayah penghasil berbagai komoditas unggulan di Jawa Timur. Produk agribisnis lokal seperti tembakau, kopi, kakao, hingga edamame berhasil menembus pasar skala nasional maupun pasar internasional.
Sektor perkebunan kopi di Jember mencatatkan lonjakan hasil produksi yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Data menunjukkan produksi kopi yang berada di angka 4.477 ton pada 2023 melonjak menjadi 11.700 ton pada 2024, dan diproyeksikan menyentuh 15.000 ton untuk periode 2025.
Komoditas kopi dari wilayah ini bahkan telah dikirim ke berbagai negara di kawasan Asia, Timur Tengah, hingga benua Eropa, termasuk ke Mesir. Di samping kopi, Jember tersohor sebagai basis produsen tembakau dan cerutu premium di Indonesia.
Aktivitas manufaktur cerutu lokal di daerah ini mampu memproduksi berkisar antara 3.000 sampai 4.000 batang cerutu setiap harinya. Produk tembakau premium tersebut ditujukan untuk memenuhi komoditas ekspor ke wilayah Asia, Amerika, serta Eropa.
Kekuatan agribisnis Jember juga ditopang oleh komoditas edamame dan kakao yang pengembangannya dimaksimalkan lewat industri pengolahan lokal. Geliat sektor ini memicu peningkatan aktivitas perdagangan, logistik, jasa, serta distribusi barang.
Dampaknya, mobilitas perjalanan bisnis antarwilayah ikut meroket dan memposisikan Jember sebagai magnet investasi yang menjanjikan di Jawa Timur. Pada aspek investasi, realisasi penanaman modal di Jember pada 2025 mencapai Rp2,57 triliun, tumbuh sekitar 70 persen dibanding tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut merefleksikan tingginya tingkat kepercayaan para pelaku usaha terhadap prospek ekonomi daerah. Jember pun memiliki daya tarik kuat pada sektor pariwisata dan edukasi melalui ajang Jember Fashion Carnaval, kebudayaan Pendalungan, wisata pantai, pegunungan, serta keberadaan sejumlah perguruan tinggi.
"Melihat potensi tersebut, Wings Air yang merupakan bagian dari Lion Air Group menghadirkan penerbangan Surabaya-Jember-Surabaya menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi," ujar Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro.
Layanan penerbangan berjadwal ini akan beroperasi dengan frekuensi empat kali dalam sepekan, yaitu pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Kehadiran rute baru ini ditargetkan dapat memangkas durasi perjalanan masyarakat agar menjadi lebih efisien.
Melalui interkoneksi hub di Surabaya, para penumpang dari Jember dapat meneruskan rute penerbangan ke kota-kota lain seperti Jakarta, Batam, Palembang, Pekanbaru, Pontianak, Banjarmasin, Makassar, Denpasar, Lombok, hingga Kupang. Konektivitas global menuju Kuala Lumpur dan Jeddah juga terintegrasi lewat jaringan Lion Group.
"Kemudahan perjalanan juga dapat diakses melalui aplikasi BookCabin untuk pemesanan tiket, check-in online, pemesanan hotel, dan berbagai kebutuhan perjalanan lainnya," ujar Danang.