Minat Wisatawan Indonesia ke Hanoi Melonjak Tajam 86 Persen
Minat wisatawan Indonesia untuk mengunjungi Hanoi, Vietnam, melonjak tajam hingga 86 persen sepanjang semester pertama tahun 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan pencarian ini menempatkan ibu kota Vietnam tersebut sebagai destinasi dengan pertumbuhan minat tertinggi dari Indonesia. Data dari platform perjalanan Agoda menunjukkan tren positif ini, seperti yang dilansir dari Detik Travel melalui Vietnamonline pada Kamis, 16 Juli 2026.
Pertumbuhan minat ke Hanoi mengungguli destinasi lain seperti Filipina yang mencatat kenaikan pencarian sebesar 82 persen dan Qatar dengan peningkatan sebesar 49 persen. Hanoi dinilai memiliki daya tarik kuat sebagai pusat sejarah sekaligus pintu gerbang utama menuju wilayah utara Vietnam. Daya tarik tersebut mencakup kawasan bersejarah Old Quarter, jalan-jalan rindang, danau ikonik, hingga beragam kuliner lokal khas.
Seiring meningkatnya pencarian tersebut, arus kedatangan turis asing secara umum ke Hanoi juga terus menunjukkan grafik peningkatan. Dinas Pariwisata Hanoi mencatat kedatangan wisatawan mancanegara ke-5 juta untuk tahun ini di Bandara Internasional Noi Bai pada 7 Juli 2026.
Turis ke-5 juta tersebut merupakan warga negara Spanyol yang melakukan perjalanan wisata selama 16 hari di Vietnam bersama rombongan beranggotakan 19 orang. Rombongan tersebut terbang dari Madrid menggunakan maskapai Qatar Airways dan melakukan transit di Doha sebelum tiba di Hanoi. Pemerintah Hanoi menetapkan target kunjungan wisatawan mancanegara dapat menembus angka lebih dari 9 juta orang sepanjang tahun 2026. Hingga awal Juli 2026, realisasi dari target kunjungan tahunan tersebut dilaporkan telah tercapai lebih dari separuh.